Perbedaan Investasi dan Trading: Mana yang Lebih Menguntungkan?

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Perbedaan Investasi dan Trading: Mana yang Lebih Menguntungkan?

Investasi dan trading lagi tengah menjadi pembicaraan di mana-mana. Karena dua aktivitas ini sama-sama bisa menghasilkan cuan yang besar dan memperbanyak aset apabila kamu tahu strategi yang tepat. Namun, tahukah kamu perbedaan investasi dan trading?

Umumnya masyarakat sering salah mengartikan perbedaan investasi dan trading. Banyak yang menganggap investasi sama dengan trading, begitu pun sebaliknya. Padahal kedua aktivitas ini punya strategi yang sangat jauh berbeda.

Memang benar investasi dan trading memiliki tujuan yang sama, yaitu mendapatkan keuntungan dan memperbanyak aset. Namun, ada perbedaan investasi dan trading secara fundamental yang sangat berbeda dan perlu kamu tahu.

Sebelum kamu memutuskan untuk terjun, sebaiknya mengetahui terlebih dulu perbedaan investasi dan trading ini.

Apa itu Trading Saham?

Perbedaan Investasi dan Trading yang Perlu Kamu Tahu

1. Pengertian

Perbedaan investasi dan trading yang mendasar adalah dari pengertiannya.

Trading merupakan aktivitas yang berlangsung di pasar keuangan yang bertujuan untuk melakukan kegiatan jual dan beli dalam waktu singkat, dengan tujuan mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Para trader mendapatkan keuntungan yang berasal dari kompensasi yang dibayar dari penjual ke pembeli. Kegiatan trading ini bisa dilakukan di wilayah yang sama hingga internasional.

Nah, untung dan rugi dari trading sebagai hasil dari modal yang kamu tanamkan akan bergantung pada kamu sendiri sebagai trader. Apabila kamu sukses berstrategi, maka kamu bisa mendapatkan cuan yang besar. Namun sebaliknya, jika strategimu kurang matang, maka siap-siaplah untuk kehilangan uang dalam jumlah besar.

Sedangkan pengertian investasi adalah kegiatan yang dilakukan dengan cara menanamkan modal, untuk mendapatkan keuntungan besar dalam jangka waktu yang panjang. Jadi, seluruh aktivitas ekonomi yang membutuhkan modal dianggap sebagai bentuk investasi.

Investasi ini sifatnya pasif. Yang artinya, kamu sebagai investor tidak menjalankan langsung usaha tersebut demi mendapatkan keuntungan, tetapi ada pihak lain yang mengelola dana investasimu. Jadi, kamu hanya perlu menikmati keuntungan (tapi ingat tidak menutup kemungkinan terjadinya kerugian, ya) saja.

2. Tujuan

Perbedaan investasi dan trading berikutnya adalah pada tujuan aktivitas tersebut masing-masing.

Melawan inflasi

Investasi biasanya dilakukan untuk melindungi nilai aset dari inflasi. Sudah tahu kan, bahwa inflasi adalah hal yang pasti setiap tahun? Dengan investasi saham misalnya, kamu akan bisa membuat pertumbuhan dana kamu menjadi positif, melebihi laju inflasi.

Jadi instrumen rencana keuangan

Dengan memilih jenis instrumen investasi yang tepat, kamu bisa menyiapkan berbagai rencana keuangan. Contohnya dengan memilih investasi saham, kamu bisa menyiapkan dana pensiun kelak. Atau mau rencana keuangan jangka pendek seperti merenovasi rumah, kamu bisa memilih instrumen investasi reksa dana misalnya.

Passive income

Investasi identiknya dengan passive income, yaitu penghasilan secara pasif yang bisa kita dapatkan tanpa harus bekerja secara aktif. Dengan adanya passive income ini, investor pun berharap bisa mencapai fase mandiri finansial dan akhirnya meraih financial freedom.

Baca juga: 5 Tanda Financial Independent, dan Cara Terbaik untuk Mencapainya Mulai Tahun Ini

Sementara itu, para trader memiliki tujuannya sendiri saat memutuskan untuk terjun ke dunia trading.

Mendapatkan penghasilan secara aktif

Saat kamu melakukan trading, maka itu artinya kamu akan banyak melakukan aktivitas. Hal ini cukup berbeda dengan investasi, yang cenderungnya lebih pasif. Untuk trading, kamu akan perlu memantau pasar secara aktif dan melakukan analisis terus menerus. Penghasilan yang kamu dapatkan bisa dibilang sebagai penghasilan aktif.

Mendapatkan keuntungan jangka pendek

Berbeda dengan investasi yang mengharapkan keuntungan dalam jangka waktu panjang—meski ada juga investasi untuk tujuan jangka pendek—trader akan mengharapkan keuntungan dalam jangka waktu yang sangat singkat; harian, bahkan dalam hitungan jam.

Karena time frame-nya singkat, maka besarnya keuntungan yang ditarget juga tak setinggi investasi, biasanya hanya sekitar nol koma sekian hingga tak sampai 5 persen. Yah, kalau lagi dalam tren yang tepat, bisa sampai ratusan persen juga sih. Namun frekuensinya yang tinggi tetap memberikan peluang bagi trader untuk mendapatkan keuntungan yang besar dalam satu bulannya.

Investasi atau Trading Saham, Mana yang Lebih Menguntungkan?

3. Jenis

Perbedaan investasi dan trading berikutnya adalah dari jenisnya.

Jenis trading adalah sebagai beriktu:

Trading saham

Trading saham merupakan transaksi jual beli saham dalam jangka waktu cepat. Kegiatan utama yang akan dilakukan adalah jual beli saham saat terjadi fluktuasi harga saham.

Trading forex

Trading forex adalah kegiatan perdagangan jual beli kurs mata uang asing. Melakukan trading forex, kamu bisa akses secara online atau langsung ke tempat penukaran uang.

Trading binary

Trading binary ini biasanya dalam bentuk perdagangan dengan objeknya adalah pertandingan bola atau pacuan kuda. Trading ini dilakukan dengan cara kamu menentukan target serta mempertaruhkan sejumlah uang.

Trading bitcoin

Trading ini tergolong baru di Indonesia. Trading bitcoin adalah perdagangan mata uang crypto atau digital.

Trading emas

Trading emas merupakan perdagangan jual beli emas yang dilakukan secara langsung maupun online. Trading ini tidak jauh berbeda dengan saham, forex dan bitcoin. Bedanya hanya di objek perdagangan saja.

Baca juga: 6 Cara Trading Saham Harian Biar Dapat Cuan Besar

Sementara jenis investasi juga ada beberapa, yaitu:

Investasi jangka pendek

Investasi jangka pendek memungkinkan kamu bisa mendapatkan keuntungan dalam jangka waktu pendek dengan time frame antara satu bulan hingga kurang lebih 3 tahun.

Ada beberapa ciri dari investasi jangka pendek yang bisa kita lihat, yaitu:

  • Investasi dilakukan pada instrumen yang memiliki likuiditas yang tinggi hingga bisa dijual kembali dengan mudah
  • Instrumen rendah risiko, agar dapat melindungi nilai dalam waktu yang singkat tanpa fluktuasi yang terlalu dalam.

Contoh dari investasi jangka pendek misalnya reksa dana pasar uang, obligasi dengan tenor di bawah 1 tahun, atau deposito.

Investasi jangka panjang

Investasi jangka panjang memerlukan waktu yang cukup lama untuk kamu bisa mendapatkan keuntungan. Walaupun membutuhkan waktu yang lama, tapi investasi jangka panjang ini cenderung bisa menghasilkan keuntungan dengan persentase yang lebih besar.

Contoh investasi jangka panjang adalah investasi saham atau emas.

Baca juga: 4 Cara Belajar Investasi Emas Batangan dan Tip Terbaik untuk Memaksimalkan Keuntungannya

Perbedaan Investasi dan Trading: Mana yang Lebih Menguntungkan?

Investasi atau Trading, Keduanya Menguntungkan

Nah, itu dia perbedaan investasi dan trading yang harus dipahami. Jadi, lebih menguntungkan mana? Keduanya sama-sama menguntungkan, hanya saja kamu perlu strategi yang berbeda untuk bisa mengoptimalkan keuntungan yang bisa didapatkan.

Semua kembali ke kebutuhan, tujuan, dan kemampuanmu sebagai investor ataupun trader. Semoga perbedaan investasi dan trading di atas bisa membantu kamu membuat keputusan mau terjun di instrumen yang mana.

Dan jangan lupa bahwa di investasi ada namanya high risk high return, pastikan kamu memilih jenis investasi yang sesuai dengan profil risiko kamu dan persiapkan mitigasi risiko agar bisa meminimalkan kerugian di kemudian hari.

Yuk, gabung jadi member Ternak Uang! Ada banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan, mulai dari akses video modul-modul pembelajaran, ikutan berbagai event, dan masih banyak lagi! Segera daftarkan dirimu, dan mulai langkah pertama untuk sukses menjadi investor!

Bagikan Via

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp