5 Komunitas Investor Saham Pemula dan 4 Tip Belajar Saham Termudah

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
5 Komunitas Investor Saham Pemula dan 4 Tip Belajar Saham Termudah

Memutuskan untuk memasuki dunia pasar modal, salah satu cara selain belajar saham adalah bergabung dengan komunitas investor saham pemula. Di sini kamu bisa belajar sekaligus bertanya langsung ke orang-orang yang sudah berpengalaman di dunia investasi saham.

Sebenarnya, mempelajari investasi saham itu tidaklah rumit. Tetapi, memang kamu perlu menyediakan waktu untuk belajar dan mencobanya. Untuk memulainya, kamu tidak perlu menyediakan modal yang besar. Belajar investasi pun kian dimudahkan oleh teknologi karena sekarang banyak bermunculan aplikasi belajar saham. Belum lagi, bertambah banyak pula komunitas investor saham pemula muncul yang hampir keseluruhan bisa kamu akses secara online.

Baca juga: Aplikasi Belajar Saham Terbaik di Android untuk Meningkatkan Keterampilan Investasi dan Trading Saham Kamu

Dengan memiliki pengetahuan yang mumpuni, akan sangat membantu kamu dalam meminimalkan berbagai risiko keuangan, dan juga kebingungan yang terjadi saat berada di dunia pasar modal.

Mempelajari saham akan terasa sulit jika sendirian, maka di sini, kamu akan membutuhkan seorang mentor ataupun teman yang bisa diajak untuk berbagi ilmu maupun informasi untuk bisa menghasilkan keuntungan secara optimal. So, peran komunitas investor saham pemula bisa membantu untuk memperoleh berbagai informasi juga pengetahuan, agar semakin cerdas dalam membuat strategi serta analisa ketika berinvestasi.

Berikut ini daftar komunitas investor saham pemula yang bisa kamu jadikan rujukan untuk bergabung belajar saham.

9 Komunitas Saham Pemula yang Bisa Jadi Tempat Belajar Saham

5 Komunitas Investor Saham Pemula

1. Stockbit.com

Bisa dikatakan Stockbit ini bisa dibilang Facebook-nya para investor saham. Didirikan sejak tahun 2015, Stockbit awalnya merupakan platform untuk membantu investor membuat analisis sebelum mulai berinvestasi. Namun, sejak menjalin kemitraan eksklusif dengan Sinarmas Sekuritas, tahun 2018, Stockbit pun meluncurkan fitur pembelian saham secara online.

Fitur utama Stockbit yang membuatnya berbeda adalah “stream” yang terdiri dari grafik saham, ide, link, dan juga data keuangan lainnya. Dan yang mengasyikkan, platform digital ini sudah terintegrasi dengan layanan media sosial seperti Instagram, Twitter dan Facebook. Nah, kamu yang memiliki ide bisa banget berbagi dari Stockbit ke semua jaringan media sosial tersebut.

Yang menjadi keuntungan bergabung di Stockbit juga, platform ini memberikan ruang seluasnya sebagai komunitas investor saham pemula dalam berbagi informasi, ide, dan berita secara real time. Kamu bisa membuat profil, mengikuti pergerakan saham tertentu ataupun investor favorit agar bisa mendapatkan informasi yang dibutuhkan sekaligus bertukar pikiran.

2. Investor Muda

Komunitas investor saham pemula berikutnya adalah Investor Muda. Komunitas ini didirikan oleh empat pemuda yaitu Romario Djaya Sentosa, Robert Djufri, Jason Gozali, dan William Prasetyo. Mereka memiliki kesamaan visi untuk mengembangkan talenta dan semangat para investor saham muda agar terus belajar dan berkembang.

Investor muda yang didirikan sejak tahun 2015 dan semakin berkembang seiring kepercayaan dari para anggota yang tumbuh bersama-sama dari segi finansial dan pengetahuan.

2 Pendekatan Analisis Fundamental yang Wajib Kamu Pahami Beserta Taksonomi Analisisnya

3. Investor Saham Pemula (ISP)

Bagi kamu yang tengah mencari pengetahuan tentang dunia pasar modal, komunitas Investor Saham Pemula (ISP) adalah tempat yang tempat untuk bergabung. ISP adalah salah satu komunitas saham di Indonesia yang sudah tersebar di 28 kota seluruh Indonesia, bahkan sudah memiliki banyak anggota dari berbagai negara yang aktif belajar dan berdiskusi tentang saham.

Awal mula komunitas ISP ini adalah komunitas yang fokus pada literasi keuangan lebih khususnya pasar modal. Didirikan oleh Frisca Devi Choirina dan Tias Nugraha Putra di tahun 2014, tujuan komunitas ini adalah ingin memajukan pasar modal Indonesia. Mereka berharap dengan hadirnya komunitas ini, investor domestik bisa memiliki kualitas mumpuni dan cerdas dalam berinvestasi di pasar modal.

4. Syariah Saham

Komunitas investor saham pemula Syariah Saham didirikan oleh Mang Amsi, bersama Co-Founder Septian Ady Nugaraha dan Evan Kamaratul Insani. Tujuan utama komunitas ini adalah mengedukasi dan meyakinkan masyarakat lebih khusus mulai dari orang terdekat yaitu keluarga, bahwa investasi bukanlah judi dan sudah memiliki landasan fatwa yang sangat jelas.

Bersama kedua rekannya, Mang Amsi berhasil menggabungkan tiga analisis teknikal saham yang disebut FATAMMA yang merupakan singkatan dari fundamental analisis, teknikal analisis dan money management analisis. Ternyata rumus yang mereka bentuk itu menghasilkan sebuah rekomendasi saham yang menarik dan tengah up-trend.

Baca juga: Saham Syariah: Pengertian dan Strategi Investasi Terbaiknya

Komunitas investor saham pemula ini pun semakin berkembang, mereka pun membuat platform belajar saham syariah yang dinamakan Eclass. Aplikasi ini memiliki keuntungan yaitu mudah dipelajari, murah dan lebih mengedepankan konsep syariah sehingga aman berinvestasi bagi umat muslim. Hingga saat ini sudah ada 3.726 pengguna aktif yang mengikuti enam kelas komunitas ini.

5. Ternak Uang

Ternak Uang juga memiliki komunitas investor saham pemula yang bisa jadi pilihan. Di sini, kamu dengan leluasa untuk bertanya apa pun pada mereka yang sudah ahli di bidangnya, bisa berdiskusi informasi keuangan, memantau pergerakan saham, dan menariknya lagi, kamu bisa mengikuti berbagai event dan kelas yang tentunya akan meningkatkan pengetahuanmu tentang investasi.

Tak hanya saham, di Ternak Uang community, kamu bisa belajar ilmu perencanaan keuangan, reksa dana, cryptocurrency, obligasi maupun belajar P2P lending.

Sudah memiliki rekomendasi komunitas investor saham pemula, nah, berikut sedikit tip bagi kamu yang mau gabung ke dunia saham.

Analisis Fundamental Saham untuk Pemula: 6 Rasio yang Harus Diperhatikan

4 Tip Belajar Saham Bagi Pemula

Memahami apa itu investasi saham

Memahami esensi dari investasi saham adalah hal awal yang perlu kamu lakukan. Well, memulai investasi saham tidak hanya bermodalkan niat dan langsung terjun saja. Atau asal bergabung dengan komunitas investor saham pemula saja, kamu sudah pasti bisa meraup cuan. Tidak. Kamu harus membekali diri dengan pemahaman juga perspektif tentang investasi saham itu sendiri.

Ke depannya, hal ini akan membantumu dari sisi psikologis, bisa bersikap tenang, dan tidak tergesa dalam berinvestasi, terutama saat membuat strategi.

Selalu ingat, bahwa investasi saham memang memberikan imbal hasil besar, namun ada risiko besar juga karena pasar saham bergerak fluktuatif.

Bingung memilih saham? Coba intip reksa dana saham!

Kebingungan memilih saham adalah hal yang wajar terjadi bagi investor saham pemula. Apabila kamu berada di kondisi ini, coba intip reksa dana saham yang dikelola manajer investasi sebagai acuan awal.

Manajer investasi mempunyai prospektus dan fund fact sheet yang akan memberimu gambaran portofolio dana kelolaan mereka. Kamu bisa mempelajarinya dengan saksama, sebelum memutuskan.

Baca juga: Belajar Investasi Reksa Dana: 5 Langkah Mudah Membaca Fund Fact Sheet

Belajar Reksa Dana Online, Ini yang Harus Diperhatikan!

Saham blue chip

Salah satu jenis saham yang biasanya sering direkomendasikan dalam komunitas investor saham pemula adalah saham blue chip, yaitu adalah saham dari perusahaan dengan laporan keuangan terbaik yang sudah beroperasi sekian tahun. Perusahaan ini memiliki fundamental yang bagus.

Contoh saham blue chip antara lain, BBCA (Bank Central Asia Tbk.), UNVR (Unilever Indonesia Tbk.), BBRI (Bank Rakyat Indonesia Tbk.). Ingat, meskipun sudah direkomendasikan, kamu tetap harus melakukan analisis mendalam ya, sesuaikan dengan tujuan keuangan, kebutuhan, dan kemampuanmu.

Diversifikasi investasi

“Don’t put all of your eggs in one basket.”

Memutuskan untuk berinvestasi, prinsip ini harus kamu pegang teguh. Saat berinvestasi, jangan menanamkan semua aset yang kamu miliki di satu jenis instrumen. Lakukan diversifikasi untuk manajemen risiko.

Seperti apa diversifikasinya?

Dengan diversifikasi ke reksa dana misalnya, kamu akan terhindar dari risiko kerugian jika terjadi krisis di pasar saham.

Baca juga: 7 Langkah Belajar Reksadana dan Berinvestasi untuk Pemula

Semoga membantu ya ulasan komunitas investor saham pemula dan tip belajar saham di atas. Jangan lelah untuk terus menambah pengetahuan, agar kelak kamu bisa menjadi investor yang sukses.

Manfaatkan peluang yang ada ketika kamu bergabung dengan komunitas investor saham pemula dengan banyak-banyak bertanya dan berdiskusi dengan mereka yang sudah lebih berpengalaman.

Yuk, bergabung dengan community Ternak Uang! Kamu bisa ajukan pertanyaan tentang saham, investasi, dan seputar keuangan lainnya, di situsnya. Download aplikasinya, dan bergabung bersama ribuan orang lain yang sudah tergabung di dalamnya.

Bagikan Via

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp