Apakah Investasi Saham Halal? Ini Penjelasan dan 5 Tips Terbaiknya

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Apakah Investasi Saham Halal? Ini Penjelasan dan 5 Tips Terbaiknya

Apakah investasi saham halal? Ini adalah pertanyaan yang kerap ditanyakan oleh sebagian besar umat muslim ketika ingin memulai investasi saham.

Tren investasi di pasar modal sekarang ini semakin membaik dari tahun ke tahun. Ini bisa dilihat dari data jumlah investor pasar modal yang memelesat setiap tahunnya. Apalagi sejak pandemi COVID-19 terjadi peningkatan tajam untuk angka investor.

Sayangnya, tidak sedikit masyarakat yang ternyata ‘alergi’ terhadap investasi saham. Alasannya pun simpel, karena tidak sesuai dengan syariat Islam.

Sebentar, syariat Islam yang mana dulu?

Melanggar syariat Islam dalam hal ini adalah investasi dianggap sebagai sebuah bentuk perjudian. Yang dianggap terjadi dalam investasi saham adalah kita akan mempercayakan sejumlah uang ke pihak tertentu dengan harapan akan ada imbal hasil besar secara tiba-tiba. Ada pula yang menganggap saham merupakan permainan bursa yang naik dan turunnya tidak bisa untuk diprediksi. Inilah yang membuat banyak berpikir bahwa investasi saham itu haram, yang memungkinkan seseorang bisa mengalami kerugian atau keuntungan dalam waktu singkat.

Apabila menggunakan pemikiran tersebut, maka akan banyak masyarakat, khususnya umat muslim, yang takut untuk terjun ke pasar modal karena khawatir berdosa jika melakukan investasi saham. Namun, pemikiran ini kurang tepat loh.

Agar kamu tidak terjebak dengan pandangan yang salah, di artikel ini akan dibahas penjelasan apakah investasi saham halal atau haram?

5 + 4 Tip Mengatur Keuangan Menjelang dan Sesudah Hari Lebaran

Apakah Investasi Saham Halal? Ini Penjelasannya!

Sebelum masuk ke pembahasan apakah investasi saham halal atau tidak, sebaiknya kamu harus tahu terlebih dulu pengertian dari investasi saham.

Investasi saham merupakan penanaman modal dalam bentuk penyertaan sejumlah dana dari seseorang ataupun badan usaha di mana melalui instrumen tersebut, mereka memiliki klaim atas penghasilan dan aset perusahaan juga berhak untuk hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Yang selalu menjadi inti permasalahan apakah investasi saham halal atau haram adalah barang dalam transaksi tersebut tidak terlihat.

Baca juga: Saham Syariah: Pengertian dan Strategi Investasi Terbaiknya

Apakah Investasi Saham Halal? Ini Penjelasan dan 5 Tips Terbaiknya

Mari kita lihat lebih dekat apa pendapat dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait investasi saham.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) pernah menjadikan investasi saham sebagai pokok pembahasannya terkait apakah investasi saham halal atau tidak. Sehingga muncullah fatwa 80/DSN-MUI/III/2011 tentang Penerapan Prinsip Syariah dalam Mekanisme Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas di Pasar Reguler Bursa Efek yang berisikan MUI telah menetapkan bahwa hukum investasi saham adalah halal.

Adapun keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan berbagai aspek termasuk pasar modal yang dinilai mempunyai andil dalam membangun perekonomian negara. Dan hal ini dianggap serupa dengan bisnis pada umumnya yang memiliki risiko yang bisa diminimalkan.

Lanjut lagi, menurut Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) Nomor : 40/DSN-MUI/X/2003, ada beberapa poin tentang investasi saham, yaitu:

  • Transaksi jual beli saham, hukumnya diperbolehkan, namun harus sesuai dengan kesepakatan pada harga serta jenis dan volume antara permintaan beli dan penawaran jual
  • Adapun saham-saham yang diperbolehkan adalah saham perusahaan dagang atau manufaktur sesuai ketentuan yang benar ada bukan rekayasa
  • Saham bisa diperjualbelikan berdasarkan aturan yang berlaku

Dijelaskan dalam fatwa tersebut dan dijelaskan juga dalam fatwa nomor 80/DSN-MUI/III/2011, sebuah investasi saham menjadi haram apabila melanggar prinsip syariat Islam dengan melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Melakukan penawaran palsu
  • Short selling, di mana melakukan penjualan atas barang yang belum dimiliki
  • Insider trading, kegiatan ilegal di lingkungan pasar finansial untuk mencari keuntungan yang biasanya dilakukan dengan cara memanfaatkan informasi internal
  • Informasi menyesatkan
  • Wash sale, ini merupakan bentuk perdagangan semu yang tidak mengubah kepemilikan
  • Pre-arrange trade
  • Pump and dump
  • Hype and dump
  • Pooling interest, yang dengan sengaja membuat aktivitas transaksi atas suatu efek yang terkesan liquid
  • Cornering, terdapat upaya dari pemegang saham mayoritas dalam menciptakan supply semu sehingga mengakibatkan harga menurun di pagi hari dan investor publik melakukan short selling.
  • Marking at the close (pembentukan harga penutupan), penempatan order jual atau beli yang dilakukan di akhir perdagangan dengan tujuan menciptakan harga penutupan sesuai yang diinginkan
  • Alternate trade, yaitu transaksi dari sekelompok anggota bursa tertentu dengan peran sebagai pembeli dan penjual secara bergantian serta dilakukan dengan volume yang berkesan wajar.

Baca juga: Investor Saham Pemula, Berikut Ini Beberapa Istilah di Pasar Modal yang Perlu Kamu tahu

Jadi sudah sangat jelas bahwa investasi saham itu halal hukumnya tentunya dengan mengikuti syariat Islam. Bagi kamu masih ragu, ada investasi saham syariah yang bisa dijadikan pilihan.

3 Tips Memulai Investasi Halal, Datangkan Keuntungan Sesuai Ajaran Agama

Tips Investasi Saham Halal Terbaik

Belajar analisis saham

Duh kok ribet ya? Well, tidak ada satu investor pun yang ingin mengalami kerugian termasuk kamu. Agar kamu bisa melakukan investasi saham halal dan tidak berspekulasi, maka sebelum memulai berinvestasi sebaiknya kamu belajar tentang analisis saham. Dengan demikian, kamu bisa meminimalkan risiko di kemudian hari dan memiliki strategi investasi terbaik.

Ada dua analisis saham yang menjadi acuan, yaitu analisis fundamental dan analisis teknikal. Apabila kamu ingin menjadi investor saham jangka panjang, maka analisis fundamental harus dipelajari lebih dalam. Sedangkan analisis teknikal sering digunakan para trader.

Mulai dengan modal kecil

Anggapan bahwa investasi saham halal harus dengan nominal besar sekarang ini sudah tidak berlaku. Ada banyak perusahaan sekuritas yang menawarkan investasi dengan modal awal yang minim mulai dari Rp100 ribu.

Bagi pemula, sebaiknya memulai dengan nominal kecil dulu dan pastikan menggunakan uang dingin ya. Uang dingin ini adalah uang yang disiapkan khusus berinvestasi, jadi apabila kamu mengalami kerugian, tidak akan memengaruhi keuangan pribadi atau keluarga kamu.

Ingin investasi saham halal, bisa memilih investasi saham syariah

Sebagian besar penduduk Indonesia adalah beragama Islam, animo terhadap investasi pun dari tahun ke tahun makin meningkat. Muncullah investasi saham syariah untuk menjembatani kebutuhan investasi umat muslim yang sesuai dengan prinsip syariat Islam.

Ingin mengetahui saham syariah? Kamu bisa menggunakan aplikasi Daftar Efek Syariah (DES) yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Di aplikasi ini kurang lebih ada 400-an saham yang sesuai syariat Islam dan tergabung dalam ISSI (Indeks Saham Syariah Indonesia).

Pelajari sifat kepemilikan saham

Adapun sifat dari kepemilikan saham konvensional dan syariah itu berbeda. Apabila kamu ingin investasi saham halal, maka kamu bisa memilih saham syariah, yang emitennya memiliki produk yang tidak bertentangan dengan syariat Islam, seperti judi, menjual minuman keras, dan lain sebagainya. Salah satu index saham syariah yang bisa kamu cermati adalah Jakarta Islamic Index.

Konsisten

Kunci bisa sukses dalam investasi saham adalah konsisten. Mulai dari konsisten menyisihkan dana rutin ke instrumen investasi dan juga konsisten belajar. Kelak portofolio investasi saham kamu akan semakin berkembang, dan kamu pun tahu strategi terbaik dalam meminimalkan risiko, juga diversifikasi investasi.

Tak hanya itu saja dengan konsisten investasi saham, kamu bisa mandiri finansial dan bisa mencapai tujuan keuangan yang sudah disusun.

Baca juga: 3 Tips Memulai Investasi Halal, Datangkan Keuntungan Sesuai Ajaran Agama

Semoga artikel ini bisa membantu kamu yang masih ragu apakah investasi saham halal atau haram, ya. Semangat untuk terus belajar investasi.

Yuk, belajar lebih banyak lagi mengenai berbagai hal tentang keuangan dan investasi saham dengan gabung jadi member Ternak Uang! Ada banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan, mulai dari akses video modul-modul pembelajaran, ikutan berbagai event, dan masih banyak lagi! Segera daftarkan dirimu, dan mulai langkah pertama untuk sukses menjadi investor!

Bagikan Via

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp