Sebelum Berinvestasi, Pahami Dulu Apa itu IHSG dan Seluk-beluknya!

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Sebelum Berinvestasi, Pahami Dulu Apa itu IHSG dan Seluk-beluknya!

Sudahkah kamu tahu apa itu IHSG? IHSG merupakan akronim dari Indeks Harga Saham Gabungan. Nah, IHSG inilah yang sering kali digunakan sebagai acuan oleh para investor saham untuk menentukan kapan mereka harus menjual atau membeli instrumen investasinya.

Apa itu IHSG adalah sebuah fitur yang dikenalkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), agar investor dapat dengan mudah membaca berbagai data terkait investasi. Secara visual, IHSG merupakan statistik ringkas yang disusun oleh Bursa Efek Indonesia, guna menyajikan data pergerakan beberapa saham dalam satu grafik saja.

Informasi dan data pergerakan saham tersebut dapat kamu akses kapan dan di mana saja, lho. Dengan catatan, kamu memiliki koneksi internet yang memadai.

Agar kamu lebih paham lagi terkait apa itu IHSG, simak ulasannya dalam artikel ini, yuk!

7 Langkah Cara Trading Saham Harian untuk Pemula

Mengenal Apa itu IHSG

Sebagaimana yang sudah disebutkan di atas, IHSG merupakan kependekan dari Indeks Harga Saham Gabungan. Dalam hal ini, IHSG adalah sebuah grafik yang menunjukkan pergerakan perdagangan saham dalam satu tampilan dalam bursa efek.

Sementara itu, menurut Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG adalah indeks saham untuk mengukur kinerja kapitalisasi pasar semua saham di Papan Utama dan Papan Pengembangan BEI. Di Indonesia, IHSG juga dikenal sebagai Indonesia Composite Index, atau ICI.

Apa itu IHSG dipercaya dapat memudahkan publik, terutama investor saham, untuk memantau secara real time pergerakan saham di pasar modal tanpa harus menganalisisnya satu per satu. Selain IHSG, Bursa Efek Indonesia memiliki lebih dari 30 indeks saham dengan sudut pandang pengukuran yang berbeda, misalnya dari tingkat likuiditasnya, sektor, ataupun metode pengelolaannya. Beberapa indeks saham tersebut meliputi IDX 80, IDX Quality 30, ISSI, LQ45, dan masih banyak lagi.

Baca juga: Saham LQ45: Pengertian dan Kriterianya

Perhitungan IHSG merupakan perhitungan yang berasal dari harga pasar dan jumlah nilai dasar seluruh saham yang tercatat. Biasanya, harga saham yang digunakan dalam perhitungan ini adalah harga saham di pasar reguler berdasarkan sistem lelang, yang dilakukan pada penutupan jam perdagangan saham di setiap harinya, lho. Menarik, ya?

Istilah ARA dan ARB dalam Saham: Ini yang Wajib Investor Pemula Ketahui!

Apa Itu IHSG dari Fungsinya

Usai mengetahui apa itu IHSG, kamu juga perlu memahami apa saja fungsi IHSG. Berikut adalah ragam fungsi IHSG yang wajib kamu pahami sebagai investor pemula:

Sebagaimana yang terdapat pada ulasan sebelumnya, IHSG memiliki kaitan erat dengan data pergerakan saham di pasar modal. Data pergerakan saham inilah yang digunakan oleh pelaku pasar modal untuk menganalisis kapan mereka harus menjual dan membeli saham di suatu negara secara real time.

Lebih dari itu, IHSG juga dimanfaatkan oleh pihak eksternal pasar modal, seperti pemerintah, pengaman, hingga ekonom, untuk mendapatkan gambaran mengenai seberapa menariknya suatu negara di mata para investor. Apabila minat investasi di suatu negara menurun, maka pemerintah akan berupaya untuk mencuri kembali perhatian investor dengan menaikkan suku bunga acuan, mempermudah regulasi investasi di negara tersebut, dan kebijakan-kebijakan lain yang tentunya dapat memupuk minat para investor untuk menanamkan modalnya.

Sebagai Tolak Ukur Kinerja Portofolio Efek

Fungsi berikutnya dari apa itu IHSG adalah untuk menampilkan tolak ukur efek bagi calon investor. Grafik IHSG menyediakan sejumlah informasi terkait harga saham rata-rata, yang dapat dijadikan benchmark bagi para investor untuk mengambil langkah dan keputusan. Umumnya, semakin tinggi harga saham per lot dibandingkan dengan harga IHSG, maka akan semakin tinggi pula nilai saham tersebut di mata para investor. Begitu pun sebaliknya.

Memberikan Estimasi Profit

Estimasi profit merupakan elemen yang tidak kalah penting dalam investasi saham. Dengan adanya data dan informasi dari IHSG, investor dapat dengan mudah mengetahui estimasi profit saat berinvestasi. Apabila harga saham IHSG mengalami kenaikan hingga 10% dalam 6 bulan, maka dalam 6 bulan ke depan harga saham yang kamu beli bisa saja ikut naik 10%, terlepas dari berbagai faktor yang juga memengaruhinya.

Baca juga: Cara Melihat Harga Saham dengan Mudah dan Praktis bagi Pemula

Produk Investasi Pasif

IHSG juga berfungsi sebagai produk investasi pasif atau biasa disebut underlying assets. Pada saat kamu melakukan proses jual beli instrumen, sebagai seorang investor kamu dapat membeli beberapa lot saham berbeda dan kemudian menjualnya secara kolektif kepada investor lain. Umumnya, penjualan saham kolektif ini menggunakan harga saham IHSG, lho. So, tidak heran jika harga IHSG meningkat, maka harga saham kolektif pun juga berangsur naik.

Sampai di sini, apakah kamu sudah lebih memahami apa itu IHSG?

Sebelum Berinvestasi, Pahami Dulu Apa itu IHSG dan Seluk-beluknya!

Kamus IHSG

Selain fungsi dan pengertiannya, agar informasinya lebih lengkap kamu perlu mengetahui beberapa istilah berikut saat belajar apa itu IHSG.

Portofolio

Portofolio adalah istilah yang merujuk pada laporan kinerja saham, mulai dari naik turunnya harga saham hingga tren permintaan saham dalam periode tertentu. Sementara itu, harga saham IHSG ditentukan dari seberapa banyak portofolio saham sekaligus dalam satu waktu pelaporan.

Likuiditas

Istilah ini merujuk pada salah satu aspek terpenting dan berpengaruh dalam menentukan harga indeks saham. Jika likuiditas bursa efek tinggi, biasanya tren grafik IHSG akan menunjukkan warna hijau.

Fluktuasi

Fluktuasi adalah kondisi naik turunnya harga saham di pasar modal. Dalam grafik IHSG, fluktuasi ini biasanya terjadi secara singkat. Namun, saat terjadi krisis, bisa saja fluktuasi ini berlangsung dalam jangka waktu yang lebih panjang.

Bubble

Bubble dalam apa itu IHSG merujuk pada kenaikan harga saham yang secara tiba-tiba melambung tinggi. Biasanya, peristiwa bubble ini terjadi karena beberapa investor berspekulasi terkait profitabilitas beberapa saham tertentu.

Cut Loss

Cut loss adalah istilah yang merujuk pada peristiwa ketika kamu sebagai investor memilih menjual instrumen investasi yang kamu miliki, meskipun dengan harga yang lebih rendah daripada harga beli, agar terhindar dari kerugian yang lebih besar. Biasanya hal ini terjadi ketika indikator IHSG menunjukkan warna merah, dan sudah mencapai titik aman terbawah yang kamu tentukan sendiri.

Baca juga: Belajar Saham dengan Memahami 27 Istilah dalam Pasar Modal Berikut Ini Yuk!

Nah, itulah sejumlah ulasan mengenai seluk-beluk apa itu IHSG. Dengan IHSG kamu dapat memantau serta menganalisis kapan harus menjual, membeli, dan hold berbagai instrumen investasi, khususnya investasi saham.

Dengan memahami apa itu IHSG, maka kamu dapat menyusun strategi investasi ataupun trading saham dengan lebih baik. Pasalnya, dengan IHSG kamu bisa mendapatkan segudang data dan informasi yang akan berguna saat menganalisa pergerakan saham di pasar modal, sehingga kamu dapat meminimalkan potensi risiko kerugian yang ada.

Apabila kamu tertarik untuk belajar lebih jauh mengenai apa itu IHSG dalam investasi silahkan bergabung dengan academy Ternak Uang. Sebagai platform digital yang bergerak di bidang finansial, Ternak Uang menyediakan ribuan konten edukasi investasi dengan berbagai instrumen bagi investor pemula.

Yuk, gabung jadi member Ternak Uang! Ada banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan, mulai dari akses video modul-modul pembelajaran, ikutan berbagai event, dan masih banyak lagi! Segera daftarkan dirimu, dan mulai langkah pertama untuk sukses menjadi investor!

Bagikan Via

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp