Emiten produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO), terus agresif kembangkan bisnis di segala lini kegiatan usahanya, salah satunya peningkatan kapasitas produksi. 

Direktur Utama CLEO Melisa Patricia mengungkapkan tahun ini perseroan sedang membangun dua pabrik baru di Lampung dan Manado. Penambahan pabrik baru tersebut akan meningkatkan kapasitas produksi sekitar 5% dari total kapasitas saat ini yaitu sekitar 5,5 miliar liter per tahun.

“Selain agresif melakukan pembangunan pabrik baru, CLEO juga meningkatkan kapasitas produksi dengan menambah investasi mesin-mesin otomatis dan telah memperluas 5 pabrik existing yaitu di Banjarmasin, Citeureup, Bojonegoro, Makassar, dan Kendari,” ungkap Melisa, dikutip dari Kontan.co.id, Kamis (6/7). 

Sementara itu, untuk memperkuat layanan kepada pelanggan dan memperluas cakupan pasar sekaligus menekan biaya pengiriman, lanjut Melisa, CLEO juga secara agresif memperluas titik penjualan dan mengembangkan jaringan distribusi di seluruh Indonesia, khususnya untuk wilayah Sumatera dan Indonesia bagian Timur. 

Adapun, untuk depot air minum sendiri, pihaknya menargetkan untuk menambah sekitar 60 depo sampai akhir tahun nanti. Di mana, pada posisi awal tahun CELO tercatat telah memiliki 290 depo. 

Selain berbagai upaya pengembangan bisnis secara organik tersebut, CLEO juga terus membuka kemungkinan untuk mengembangkan bisnis secara anorganik melalui akuisisi perusahaan AMDK atau pun perusahaan yang berada dalam lingkup supply chain di industri ini.

Terkait berbagai kegiatan ekspansi tersebut, Perseroan berhasil mendapatkan alternatif pembiayaan berupa fasilitas kredit sebesar Rp300 miliar dari Bank BNI. Dari fasilitas kredit itu, sebesar Rp100 miliar akan digunakan untuk memperkuat modal kerja, dan selebihnya Rp200 miliar yang berbentuk pinjaman berjangka akan digunakan untuk membiayai kegiatan ekspansi.

“Kami akan terus berusaha menambah omset, sehingga target pertumbuhan penjualan double digit tahun ini bisa tercapai. Oleh karena itu, Perseroan terus melakukan ekspansi secara agresif dengan tetap memperhatikan risk management,” tutup Melisa. 

Baca Berita Lainnya: Negara Berpotensi Kehilangan Rp650 M Apabila SIM Seumur Hidup

Implikasi: CLEO Ekspansi Secara Agresif

Terus agresif kembangkan bisnis, PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) bahkan baru baru ini CLEO kami lihat tengah fokus membangun dua pabrik baru di Lampung dan Manado. Penambahan dua pabrik baru tersebut akan meningkatkan kapasitas produksi sekitar 5% dari total kapasitas yang sekarang yaitu sekitar 5,5 miliar liter per tahun.

Selain agresif melakukan pembangunan pabrik baru, emiten Hermanto Tanoko ini juga meningkatkan kapasitas produksi menambah investasi mesin mesin otomatis dan telah memperluas 5 pabrik existing, yaitu di Banjarmasin, Citeureup, Bojonegoro, Makassar, dan Kendari.

Sementara untuk memperkuat layanan kepada pelanggan dan memperluas cakupan pasar sekaligus menekan biaya pengiriman, perseroan juga secara agresif memperluas titik penjualan dan mengembangkan jaringan distribusi di seluruh Indonesia, terutama wilayah Sumatera dan Indonesia bagian Timur.

RMK/EFR

Referensi: Kontan.co.id