5 Contoh Layanan Keuangan Digital yang Harus Kamu Kenali, dan Apa Saja Manfaatnya

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
5 Contoh Layanan Keuangan Digital yang Harus Kamu Kenali, dan Apa Saja Manfaatnya

Contoh layanan keuangan digital semakin banyak bisa kita temukan, dan mempermudah aktivitas transaksi keuangan kita sehari-hari. Semua ini tak lepas dari teknologi digital dalam sektor keuangan yang semakin berkembang pesat selama satu dekade belakangan ini, yang menyediakan berbagai layanan yang kita perlukan.

Perubahan gaya hidup masyarakat memberikan kontribusi besar bagi munculnya inovasi teknologi di sektor keuangan. Masyarakat sekarang ini membutuhkan sesuatu yang cepat, mudah terjangkau dan bisa diakses di mana saja.

Salah satu contoh layanan keuangan digital yang sudah ada sejak akhir tahun 1980-an di Indonesia yaitu ATM atau Anjungan Tunai Mandiri. Kamu pastinya sangat terbantu bukan, dengan kehadiran teknologi keuangan yang satu ini? Mau ambil atau setor uang tak perlu repot antri di bank berjam-jam, cukup bermodalkan kartu debit dan saldo di dalam rekening, kamu sudah bisa melakukan transaksi keuangan.

Baca juga: 4 Tanda Kondisi Keuangan Kamu yang Sehat, dan Tip Mengelolanya

Agar mengenal lebih jauh dan tahu contoh layanan keuangan digital, di artikel ini akan membahas mulai dari pengertian dan manfaatnya juga. Yuk, disimak!

4 Tanda Kondisi Keuangan Kamu yang Sehat, dan Tip Mengelolanya

Mengenal Contoh Layanan Keuangan Digital

Pengertian layanan keuangan digital, atau sering disebut branchless banking, adalah layanan jasa pembayaran dan juga keuangan yang menggunakan teknologi digital smartphone atau website dengan bantuan pihak ketiga.

Jadi, lembaga perbankan biasanya akan meminta pihak ketiga, dalam hal ini individu atau perusahaan yang sudah memperoleh izin resmi dari OJK, untuk mengadakan layanan keuangan digital.

Beberapa contoh layanan keuangan digital yang sudah ada saat ini dibentuk dengan tujuan mengembangkan keuangan inklusif masyarakat Indonesia, serta mendukung upaya penyaluran dana bantuan dari pemerintah ke seluruh lapisan masyarakat secara efisien.

Dilansir dari Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2019 menyebutkan bahwa indeks inklusi keuangan masyarakat Indonesia berada di angka 76,19%. Ini bisa kita lihat dengan munculnya perusahaan startup berbasis keuangan yang tumbuh subur beberapa tahun belakangan ini.

Lalu, sebenarnya apa sih manfaat dari layanan keuangan digital yang perlu diketahui?

Analisis Fundamental Saham untuk Pemula: 6 Rasio yang Harus Diperhatikan

Manfaat dari Layanan Keuangan Digital

Kemudahan yang ditawarkan oleh produk keuangan digital ini ternyata memberikan berbagai manfaat positif bagi kehidupan kita.

Transaksi jauh lebih mudah

Hal mendasar yang membuat manfaat dari contoh layanan keuangan digital ini dirasakan oleh kita semua adalah kemudahan dalam bertransaksi.

Kita bisa melakukan berbagai transaksi keuangan maupun belanja kapan pun dan di mana pun kita berada. Bermodalkan internet, smartphone, dan uang digital, kamu sudah bisa melakukan banyak hal. Contohnya, transfer uang, beli pulsa, belanja di e-commerce dan lain sebagainya.

Caranya pun sangat mudah dan tak jauh berbeda dengan layanan keuangan konvensional.

Baca juga: 5 Kisah Sukses Trader Muda Indonesia yang Bisa Menginspirasimu

No antre club lagi

Harus diakui bahwa dulu ketika kita mau melakukan transaksi keuangan, kita harus menyediakan waktu khusus ke bank dan sabar antre berjam-jam. Kadang kala, urusan lain jadi terbengkalai karena mesti berurusan dengan layanan ini.

Belum lagi kalau kita mau mengajukan kredit di bank. Urusannya panjang dan rumit. Itu pun kalau disetujui. Kalau tidak, coba bayangkan betapa mengesalkan telah menghabiskan waktu dan tenaga mengurus ini-itu tapi ditolak pengajuan kreditnya.

Berbagai contoh layanan keuangan digital yang ada sekarang telah berhasil memangkas kerumitan dan birokrasi dalam mengakses fasilitas perbankan. Dengan sekali sentuh di layar smartphone, urusan kamu pun bisa tuntas saat itu juga.

Uang dikembalikan secara utuh

Begini, jika kita bertransaksi menggunakan cash, saat melakukan pembayaran di kasir, biasanya akan muncul kendala seperti tidak punya receh sebagai uang kembalian. Ujung-ujungnya, ya mesti merelakan uang kembalian. Coba dihitung, jika sepuluh kali kamu melakukan transaksi dan uang tidak dikembalikan secara utuh, lumayan juga kan nominalnya?

Berbeda saat kamu menggunakan salah satu contoh layanan keuangan digital, yaitu e-money. Uang kembalian akan kamu terima secara utuh karena pembayaran akan dipotong di saldo rekening. Angkanya akan sama persis dengan yang tertera di aplikasi ataupun kasir.

Nah, berikut ini berbagai contoh layanan keuangan digital yang sudah hadir dan sering digunakan. Barangkali ada salah satu atau beberapa yang sering kamu pakai. Yuk, coba dicek!

5 Contoh Layanan Keuangan Digital yang Harus Kamu Kenali, dan Apa Saja Manfaatnya

5 Contoh Layanan Keuangan Digital, Mana yang Sering Kamu Pakai?

E-money

Uang elektronik atau biasa disebut e-money merupakan contoh layanan keuangan digital berbasis chip yang bisa kamu gunakan untuk pembayaran. Jadi, untuk e-money ini bentuknya seperti kartu debit dengan sebuah chip yang ditanamkan di dalamnya.

Umumnya, e-money digunakan untuk membayar biaya transportasi umum seperti KRL, bus transjakarta, sampai pembayaran tol. Nggak hanya itu, ada juga beberapa gerai mini market yang menerima pembayaran menggunakan e-money.

Sebagian besar e-money di Indonesia dikeluarkan oleh sebuah bank, jadi kamu hanya bisa di-top-up melalui bank yang mengeluarkan e-money tersebut, atau gerai khusus yang menjadi mitra. E-money memiliki batasan top up saldo, misalnya maksimal Rp2 juta.

E-wallet

Berbeda dengan e-money, e-wallet adalah contoh layanan keuangan digital berbentuk uang elektronik yang berbasis di server. Umumnya kita menyebut e-wallet sebagai dompet digital. Untuk menggunakan e-wallet ini, kamu harus mengunduh aplikasi di smartphone. Dan untuk bertransaksi, kamu membutuhkan koneksi internet.

Limit top up saldo di e-wallet tidak terbatas. Sekarang ini banyak juga e-wallet yang kerja sama dengan perusahaan sekuritas. Jadi, kamu yang tengah belajar investasi, bisa loh topup Rekening Dana Nasabahmu dengan salah satu aplikasi e-wallet.

Contoh e-wallet di Indonesia antara lain GoPay, DANA, Shopeepay, OVO.

Belajar Reksa Dana Online, Ini yang Harus Diperhatikan!

Mobile banking

Dulu, rekening itu dalam bentuk fisik, yaitu sebuah buku kecil yang di dalamnya ada catatan arus rekening kita. Namun, sekarang ini muncul yang namanya mobile banking, salah satu contoh layanan keuangan digital tempat kita bisa mengakses rekening kapan pun dan di mana saja, berbekal koneksi internet dan aplikasi perbankan.

Di mobile banking ini, kamu bisa menikmati fasilitas seperti transfer uang, cek saldo, pengisian e-money juga e-wallet, pembayaran tagihan dan lain sebagainya. Bahkan sekarang ini kamu bisa tarik tunai di ATM tanpa perlu kartu debit. Kamu cukup akses melalui m-banking untuk dapatkan kode yang nantinya akan kamu input di mesin ATM.

Tabungan digital

Setahun belakangan ini muncul inovasi contoh layanan keuangan digital, yaitu tabungan digital.

Kamu tidak perlu repot ke bank, antre di customer service, menyetorkan uang di teller demi membuka rekening tabungan. Sekali lagi, hanya bermodalkan smartphone, aplikasi dan internet, kamu sudah bisa membuka rekening tabungan.

Memang sih belum semua bank yang memiliki layanan pembukaan rekening secara digital. Namun, tidak menutup kemungkinan ke depannya, semua bank akan mengadopsi inovasi keuangan digital yang satu ini.

Pinjaman online

Meminjam uang kini tidak rumit dan ribet lagi. Sekarang ini banyak perusahaan peer to peer lending yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam hal kredit, dalam contoh layanan keuangan digital satu ini.

Cukup mengunduh aplikasi, mengisi lengkap dokumen, proses verifikasi dilakukan maksimal 24 jam dan kamu sudah bisa mendapatkan sejumlah uang yang dibutuhkan.

Namun, untuk pinjaman online ini, kamu harus berhati-hati ya. Pasalnya, masih banyak pinjol ilegal di sekitar kita. Pastikan jika ingin melakukan pinjaman online, kamu mengunduh aplikasi perusahaan peer to peer lending yang sudah terdaftar OJK.

Baca juga: Belajar P2P Lending, Fakta dan Tip Terbaik untuk Memulainya

Dari waktu ke waktu, contoh layanan keuangan digital semakin beragam; teknologi keuangan semakin canggih, dan inovasi pun akan terus bermunculan. Dulu, banyak masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan. Namun kini, berkat kecanggihan teknologi ini, berbagai lapisan masyarakat sudah mulai merasakan manfaat positif dari fasilitas-fasilitas keuangan yang ada.

Semoga ke depannya, peningkatan ini bisa selaras dengan literasi keuangan di seluruh lapisan masyarakat agar makin banyak yang teredukasi dan menikmati berbagai contoh layanan keuangan digital.

Lebih jauh lagi, kamu bahkan bisa memanfaatkan berbagai contoh layanan keuangan digital di atas sebagai alat untuk mencapai kemerdekaan finansial loh! Misalnya saja, atur autodebit untuk beli saham atau reksa dana, atau bikin jadwal transfer terjadwal ke rekening dana pensiun, dan sebagainya.

Let’s become financially independent dengan membership Ternak Uang selama 1 tahun! Learn, practice, one step at a time. Dengan menjadi member, kamu bisa mendapatkan 365 hari penuh untuk belajar berbagai tahapan menuju merdeka finansial. Termasuk di dalamnya boleh ikut di 100 sessions belajar keuangan bersama speakers yang sudah ahli di bidangnya, dan 2 big events! Tunggu apa lagi? Klik saja tombol di bawah ini, dan ikuti step by step-nya ya!

Bagikan Via

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp