4 Langkah Belajar Keuangan, From Zero to Hero

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
4 Langkah Belajar Keuangan, From Zero to Hero

Belajar keuangan itu sangat penting untuk dipelajari karena ini akan membuat kita lebih disiplin dalam mengelola keuangan. Selain itu, terkait juga dengan bagaimana kita mewujudkan segala tujuan yang sudah disusun. Lantas, bagaimana cara belajar keuangan bagi seorang pemula yang masih tidak tahu memulainya?

Banyak yang berpikir bahwa belajar keuangan itu sulit, karena harus bersinggungan dengan laporan keuangan maupun neraca yang rumit. Padahal, sebenarnya tidak sekompleks itu jika ingin belajar keuangan pribadi. Untuk laporan dan neraca ini tentunya sangat diperlukan dalam perencanaan keuangan, agar kamu bisa melihat apakah keuangan kamu seimbang atau tidak. Sehat enggaknya kebiasaanmu dalam keuangan bisa dilihat di sini. So, membuat laporan dan neraca itu sebenarnya bisa dibuat enggak rumit, sesuaikan saja dengan kondisimu.

Belajar keuangan itu bisa kok kamu lakukan secara otodidak maupun mengikuti kelas offline juga online. Mengelola keuangan ini bisa dilakukan siapa pun. Sebagai bukti, kamu bisa lihat berbagai transaksi jual-beli yang dilakukan atau segala bentuk pengelolaan keuangan yang sederhana, itu sudah termasuk hal dasar dalam belajar keuangan.

Baca juga: 5 Langkah Cek Keuangan Pribadi: Sudah Sehat Belum?

Sudah saatnya kamu meredam kemalasan untuk belajar keuangan. Percayalah, dengan melakukannya kamu akan mudah mewujudkan segala tujuan keuangan seperti memiliki rumah di masa depan.

5 Tanda Financial Independent, dan Cara Terbaik untuk Mencapainya Mulai Tahun Ini

5 Alasan Mengapa Kamu Harus Belajar Keuangan

1. Agar kebutuhan tercukupi

Dengan belajar keuangan, maka kamu akan bisa memilah mana yang sekadar keinginan dan benar-benar kebutuhan.

Banyak hal yang pastinya akan membuatmu bimbang ketika mulai belajar keuangan. Contohnya diskon, siapa sih yang tidak tertarik dengan promo angka cantik dari berbagai e-commerce? Sayangnya, hal ini bisa membuat kamu menjadi konsumtif, lantaran belanja barang yang tidak terlalu dibutuhkan.

Oleh karena itu, dengan belajar keuangan, akan mengasah keterampilan kamu agar bisa meredam keinginan untuk belanja hal yang berlebihan.

2. Modal untuk menjadi investor

Ketika kamu mempelajari pengelolaan keuangan, akan banyak ilmu baru yang bisa kamu ambil, misalnya kemampuan dalam mengelola keuangan pribadi bisa menjadi lebih baik agar bisa mandiri secara finansial.

Nah, selain itu dengan belajar keuangan akan memberikan kamu sebuah modal ilmu menjadi investor. Selain modal uang, pengetahuan adalah hal penting yang wajib dimiliki oleh seorang investor.

Ketika kamu sudah mampu mengelola keuangan, maka akan ada dana khusus yang bisa kamu alokasikan ke pos investasi. Walaupun awalnya hanya sedikit tapi tidak menutup kemungkinan ini akan bertambah terus dan tentunya portofolio investasimu pun semakin berkembang.

3. Tidak takut akan terlilit utang

Memiliki utang itu hak pribadi setiap orang. Mau seberapa besar nominalnya itu kembali lagi ke pribadi masing-masing.

Hanya saja, kalau kamu tidak pintar mengelola keuangan, maka utang tersebut akan menumpuk dan menjadi beban bagi kamu. Secara umum, pos utang tidak boleh lebih dari 30%, apabila lebih maka utang akan sulit dibayar. Nantinya uangmu habis begitu saja, hidup pun terasa tidak tenang.

So, masih mau tunda nih belajar keuangan?

4. Memiliki jaminan hari tua

Siapa sih yang tidak ingin menikmati hari tua dengan lapang, tidak ada beban utang, bisa menikmati kehidupan yang diinginkan? Yakin deh semua menginginkan hal tersebut.

Belajar keuangan bukan sekadar mengatur arus kas saja, tapi ada perencanaan jangka panjang yang mesti dipikirkan juga seperti pensiun. Inilah alasan penting mengapa mengatur keuangan dengan menyiapkan dana pensiun sebaiknya dilakukan sejak dini.

Makanya, yuk belajar keuangan agar bisa menikmati masa tua dengan tenang dan memutus mata rantai sandwich generation.

Baca juga: 6 Tips Belajar Bisnis Terbaik dan Paling Mudah untuk Pemula

5. Bisa memulai bisnis sendiri

Belajar keuangan adalah salah satu modal utama dalam menjalankan roda bisnis.

Tanpa ada pengetahuan di bidang keuangan, maka akan sulit bagi kamu dalam mengelola modal bisnis, mengembangkannya dan membuat usaha kamu bisa bertahan. Sebagai pebisnis, tentunya kamu tidak menginginkan hal itu terjadi bukan? Oleh karena itu, jangan lelah untuk terus menambah ilmu tentang pengelolaan keuangan.

Sudah tahu bukan mengapa penting banget untuk belajar keuangan? Nah, berikut ini tips bagi kamu yang ingin mempelajarinya lebih dalam.

4 Langkah Belajar Keuangan, From Zero to Hero

4 Langkah Belajar Keuangan, From Zero to Hero

1. Membuat anggaran

Langkah pertama dalam belajar keuangan atau financial education adalah membuat anggaran.

Memiliki pendapatan tapi kamu tidak bisa mengelolanya, niscaya kamu akan kesulitan dalam membagi uang tersebut ke berbagai pos kebutuhan. Oleh karena itu, setiap bulan buatlah anggaran kebutuhan, cicilan, gaya hidup maupun dana lainnya seperti pendidikan, darurat maupun pensiun.

Dengan membuat anggaran, akan mudah bagi kamu mengetahui apa yang dibutuhkan setiap bulannya. Dan kamu bisa lebih disiplin dalam membuat skala prioritas anggaran agar bisa seimbang.

2. Catat pemasukan dan pengeluaran

Pencatatan pemasukan dan pengeluaran selalu menjadi momok bagi banyak orang. Karena di catatan tersebut akan terlihat jelas ke mana arus kas selama sebulan. Apakah sudah benar untuk membiayai kebutuhan atau malah dananya mengalir untuk membeli barang-barang konsumtif?

Mencatat ini adalah bagian yang paling mendasar dan banyak yang tidak menerapkan hal tersebut dalam kehidupan sehari-hari dengan alasan klasik: lupa. Padahal sekarang ini ada teknologi keuangan yang memudahkan kita dalam melakukan pencatatan. Kamu bisa mengunduh aplikasinya di smartphone dan rutin mengisi tiap bulan.

Lantas, apa alasan kita harus mencatat seluruh pemasukan dan pengeluaran?

Adanya pencatatan, akan mudah bagi kita mengetahui berapa besar pengeluaran bulanan, apakah melebihi gaji atau tidak, atau pos pengeluaran mana saja nih bisa dihemat maupun penyebab bengkaknya pengeluaran setiap bulan.

Pendapatan pun wajib untuk dicatat, jangan pakai asas kira-kira saja. Bahkan, untuk pendapatan sampingan ataupun kamu bekerja sebagai freelance dengan nominal gaji berbeda tiap proyek, semua wajib dicatat.

3. Belajar menabung

Barangkali kamu sudah bosan mendengar kata menabung. Tapi, sayangnya dalam belajar keuangan, kamu harus melakukan hal tersebut. Karena ini adalah cara mengelola keuangan yang baik dan sudah terbukti ampuh. Memulainya tidak terlalu sulit kok. Kamu bisa menyisihkan sebagian gaji misalnya 20% untuk pos tabungan ini.

Apalagi sekarang ini kamu tengah menyiapkan banyak hal untuk masa depan, dengan menabung kamu tidak akan merasa kesulitan dalam mewujudkan hal tersebut di kemudian hari. Menabung bisa kamu lakukan dengan cara membuka rekening di bank atau berinvestasi.

Ya, sekarang ini investasi dijadikan wadah untuk menyimpan dana yang kelak akan digunakan di masa depan. Namun, untuk memulai investasi sebaiknya kamu cari tahu lebih dulu profil risiko kamu dan sesuaikan dengan tujuan keuangan, ya.

Lakukan secara rutin dan konsisten, maka kamu akan bisa menikmati hasilnya di kemudian hari.

4. Tetapkan tujuan keuangan

Tujuan keuangan bisa kamu bagi berdasarkan kebutuhan dan horizon waktu. Jadi, langkah awal adalah tuliskan dulu segala tujuan keuangan yang ingin dicapai lalu jangka waktunya mau berapa lama.

Misalnya, kamu memiliki tujuan keuangan membeli smartphone karena yang sekarang ini kinerjanya sudah tidak bagus. Kamu bisa menentukan bahwa untuk bisa membeli ini, kamu akan menabung selama 1,5 tahun. Atau mengumpulkan dana pendidikan anak, ini bisa kamu lakukan untuk jangka waktu panjang misalnya sepuluh tahun.

Dengan menetapkan tujuan keuangan, kamu akan mudah membagi gaji ke dalam pos-pos keuangan yang sudah disusun. Dan ini akan membuat kamu juga lebih disiplin dalam mengelola keuangan, mengetatkan pengeluaran dan mengurangi gaya hidup konsumtif.

Baca juga: Kenali 3 Prinsip Personal Finance, Pengertian dan Bagaimana Memulainya

Belajar keuangan tidak terbatas di usia tertentu. Semakin cepat kamu belajar maka semakin cepat pula kamu melakukan perencanaan keuangan. Jadi, jangan tunda lagi untuk belajarnya!

Yuk, bergabung menjadi member Ternak Uang! Di sana, kamu bisa belajar keuangan, bisa juga ajukan pertanyaan tentang saham, investasi, dan seputar keuangan lainnya, di situs community Ternak Uang. Download aplikasinya, dan bergabung bersama ribuan orang lain yang sudah tergabung di dalamnya.

Bagikan Via

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp