Free Class Investasi: Cara Cerdas Raih Kebebasan Finansial

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Free Class Investasi: Cara Cerdas Raih Kebebasan Finansial

Pernah mendengar atau membaca tentang kebebasan finansial? Pasti pernah, tapi apakah kamu tahu apa makna yang sebenarnya dari kebebasan finansial itu?

Kaya raya? Punya uang meski rebahan terus? Mau beli apa saja enggak usah mikir, karena uang selalu tersedia? Punya banyak harta?

Barangkali itu ya, yang melintas di pikiranmu?

Sebenarnya enggak salah sama sekali, tetapi makna bebas finansial jauh lebih dalam dari sekadar punya banyak harta.

Seorang ahli keuangan dari National Planning Corp bernama Robert B. Newman, memberikan pengertian, bahwa kebebasan finansial berarti keadaan ketika uang yang bekerja untukmu, bukan kamu yang bekerja untuk uang.

Wah, bisa gitu ya? Ya, memang itulah inti dari menjadi bebas secara finansial. Supaya lebih jelas, ini dia tanda-tanda kebebasan finansial itu.

Trading Saham Makin Ngehype, Ikutan Trading Competition Ternak Uang Yuk!

7 Tanda Kamu Sudah Merasakan Kebebasan Finansial

1. Bisa hidup tanpa mengandalkan gaji atau penghasilan dari bekerja secara aktif

Jika saat ini, kamu masih hidup dengan mengandalkan penghasilan dari kamu bekerja secara aktif, bisa dari kantor, dari freelance atau bisnis, maka itu artinya kamu belum bebas secara finansial.

Kebebasan finansial kamu rasakan, ketika kamu tidak bekerja secara aktif, kamu masih bisa memenuhi kebutuhan hidup tanpa kesulitan berarti, dan tak khawatir kehabisan uang.

2. Bebas utang, terutama utang konsumtif

Utang memang tak dilarang, tetapi harus dengan tujuan dan sesuai dengan kebutuhan. Yang paling penting: mampu membayarnya kembali.

Namun, jika saat ini kamu masih punya kewajiban untuk membayar cicilan utang, maka itu artinya kamu belum merasakan kebebasan finansial. Apalagi jika kamu terlilit utang konsumtif—utang untuk barang-barang yang usia pemakaiannya bahkan lebih singkat daripada jangka waktu cicilan utangnya.

Free Class: Ikut Bandar Saham Jadi Cuan? Masa Sih?

3. Punya proteksi yang cukup

Proteksi dalam hal ini berarti adalah perlindungan terhadap aset yang kamu miliki. Aset tidak melulu berupa barang loh. Justru aset terbesar yang kita miliki adalah diri kita sendiri yang sehat dan kuat, dapat beraktivitas dengan normal dan baik.

Karena itu, kamu bisa dikatakan memiliki kebebasan finansial ketika kamu sudah memiliki asuransi—terutama asuransi kesehatan dan asuransi jiwa—dan memiliki dana darurat yang memadai.

Adanya proteksi yang cukup akan dapat membantumu mengelola risiko yang bisa terjadi dalam hidup, misalnya datangnya musibah, jatuh sakit, kecelakaan, atau kebutuhan-kebutuhan lain yang datang mendadak, mendesak, dan penting.

Proteksi memberikan perlindungan, agar kamu tak lantas mengalami kesulitan secara keuangan dalam proses mengatasi risiko-risiko tersebut.

4. Punya rencana jangka panjang

Selain kamu dapat memenuhi kebutuhan masa kini dengan baik, tanpa kesulitan, kamu juga sudah memproyeksikan kebutuhanmu hingga jangka panjang.

Kamu bisa merasakan kebebasan finansial itu jika kamu sudah punya rencana jangka panjang, dan rencana itu juga sudah mulai diproses realisasinya. Seiring waktu, kamu hanya tinggal melakukan review jika ada hal-hal yang perlu disesuaikan.

Mengenal Reksa Dana Saham: Apa dan Bagaimana Cara Kerjanya?

5. Punya passive income

Kunci terbesar untuk bisa mendapatkan kebebasan finansial adalah memiliki sumber passive income yang memadai.

Apa itu passive income?

Passive income adalah penghasilan yang kita dapatkan tanpa harus bekerja secara aktif, menukarkan energi, pikiran, dan waktu untuk mendapatkan imbalan berupa uang. Passive income memungkinkan penghasilan datang sendiri meskipun kita tak bekerja secara langsung.

Misalnya apa sih? Misalnya saja, mendapatkan dividen dari investasi saham secara teratur. Atau mendapatkan penghasilan dari sewa properti, dan sebagainya.

Passive income tak bisa didapatkan begitu saja. Perlu persiapan panjang, dan pastinya modal cukup yang kita kumpulkan dari bekerja secara aktif.

6. Punya banyak waktu untuk keluarga

Tanda selanjutnya kamu bebas finansial adalah ketika kamu memiliki banyak waktu untuk dihabiskan bersama orang-orang tercinta.

Enggak ada lagi diburu-buru untuk berangkat di pagi hari, bermacet-macet di jalan, demi sampai di kantor yang kemudian disambut dengan deretan meeting. Kamu bisa melakukan aktivitas apa saja yang kamu sukai sepanjang hari, dan tetap dekat dengan keluarga.

Free Class Investasi: Cara Cerdas Raih Kebebasan Finansial

7. Tak pernah merasa khawatir lagi kekurangan uang

Tanda kamu sudah merasakan kebebasan finansial berikutnya adalah tak lagi merasa stres dan khawatir kekurangan uang. Kamu bisa melakukan apa pun; hidup dengan tenang, dan tidur dengan nyenyak.

Mau jalan-jalan keluar negeri? Ayo, langsung berangkat! Kamu tak perlu lagi menabung dulu, karena dana liburan sudah tersedia. Pengin ganti smartphone terbaru? Ayo, langsung berangkat ke counter HP, karena dana juga sudah ada.

Itulah bedanya. Bebas finansial itu tak hanya bisa memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga bisa membiayai gaya hidup sesuai yang kamu pilih.

Nah, setelah membaca ketujuh tanda kebebasan finansial di atas, apakah kamu merasa sudah memenuhi semua kriterianya? Atau, kamu masih dalam proses menuju ke bebas finansial?

No worries, semua memang ada prosesnya. Begitu juga dengan kebebasan finansial. Yang penting, titik awalnya. Kamu harus mulai merencanakannya sekarang.

Yuk, ikutan Free Class Investasi: Cara Cerdas Raih Kebebasan Finansial, spesial persembahan Ternak Uang. Narasumbernya pasti sudah kamu kenal. Yes, Prita Ghozie, seorang financial planner sekaligus Principal Consultant di Zap Finance. Catat tanggalnya ya: 27 November 2021.

Yuk, segera daftarkan dirimu!

Bagikan Via

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp