Cara Belajar Saham untuk Pemula Agar Segera Siap Mengais Cuan

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Cara Belajar Saham untuk Pemula Agar Segera Siap Mengais Cuan

Investasi saham semakin seru! Semakin banyak orang mencicipi asyiknya mendapat keuntungan di pasar saham, semakin beragam pula cara belajar saham untuk pemula dapat dilakukan.

Sayangnya, banyak mitos beredar juga seiring semakin populernya instrumen investasi ini. Saham sering diidentikkan dengan “cara mendapatkan uang dengan mudah, berkali-kali lipat, dalam waktu cepat”. Kesannya, ini adalah cara mendapatkan uang dengan mudah sambil rebahan.

Padahal, bukan gitu mainnya.

Ada banyak hal yang mesti dipahami dulu memang, sebelum akhirnya terjun di dunia saham. Seperti menyadari apa saja risikonya, seiring dengan melek keuntungannya. Kita juga harus terus memantau pergerakan harga saham, dan kemudian melakukan beberapa penyesuaian agar portofolio tetap seimbang. Berinvestasi di saham bisa membuat kita berpeluang kehilangan dana jika tak siap dengan cara kerjanya.

Pastinya, kamu ingin investasi karena mengejar keuntungan kan? Tak mungkin sebaliknya.

Karena itu, sebelum memutuskan untuk benar-benar berinvestasi, kamu perlu paham dulu seluk-beluk investasi saham, dan tahu bagaimana gambaran besar pasar saham itu sendiri.

Dan memang, kamu bisa menemukan banyak sekali cara belajar investasi saham untuk pemula di internet. Namun, jika kamu salah memilih sumber, maka hal ini bisa juga berakibat kurang baik pada usaha pengembangan danamu melalui instrumen saham. Memang banyak sumber belajar, tapi kamu harus tetap memilahnya.

Tak perlu bingung, berikut beberapa langkah cara belajar saham untuk pemula agar kamu siap mencari cuan di pasar modal.

7 Website untuk Belajar Main Saham

Pahami Dulu Apa Itu Saham

Cara belajar saham untuk pemula bisa dimulai dengan memahami produk, yaitu saham itu sendiri.

Menurut Bursa Efek Indonesia, saham bisa diartikan sebagai tanda penyertaan modal pada sebuahh perusahaan perseroan terbatas. Mereka yang memiliki tanda penyertaan tersebut disebut sebagai pemegang saham, dan memiliki berbagai hak yang menyertai kepemilikan mereka atas saham yang bersangkutan. Dengan demikian, saham memang termasuk dalam surat berharga. Semakin besar jumlah kepemilikannya, maka semakin banyak pula porsi hak yang dimiliki oleh pemegang saham tersebut.

Mengapa perusahaan harus membagi dan kemudian menjual saham terhadap publik melalui perdagangan di bursa efek? Banyak manfaat yang bisa didapatkan oleh perusahaan dengan diperjualbelikannya saham mereka di lantai bursa melalui IPO.

Salah satunya untuk mendapatkan tambahan modal dan pembiayaan jangka panjang. Selain itu, dengan menjadi perusahaan publik—yaitu perusahaan yang sahamnya dimiliki oleh masyarakat—reputasi perusahaan juga ikut meningkat, karena untuk bisa melantai di bursa saham itu bukan hal yang mudah loh. Ada sejumlah syarat dan verifikasi yang harus diikuti, agar sebuah emiten perusahaan dinyatakan layak untuk menjual saham di pasar modal.

Pahami Pasar Saham

Setelah belajar produk, cara belajar saham untuk pemula berikutnya yang bisa dilakukan adalah memahami tempat perdagangan, dan juga sistem cara kerjanya.

Sebenarnya di pasar saham, produk yang diperjualbelikan tidak hanya saham saja, tetapi juga jenis yang lain. Di antaranya ada surat utang atau obligasi, reksa dana, ETF atau Exchange Traded Fund, sampai derivatif.

Selain mengenal berbagai produk pasar saham, kenali juga berbagai aktivitas yang terjadi di dalamnya. Seperti apa itu right issue, seperti apa Rapat Umum Pemegang Saham, bagaimana cara kerja kalau perusahaan hendak IPO, dan sebagainya.

Belajar Saham Pemula, Ini Dia Langkah-Langkah Terbaiknya

Belajar Membeli dan Menjual Saham

Nah, inti dari cara belajar saham untuk pemula adalah bagaimana kamu bisa mulai untuk membeli dan menjual saham.

Sebagai investor pemula, ada baiknya bagi kamu untuk enggak langsung fokus pada besarnya cuan atau keuntungan yang ingin kamu dapatkan. Akan lebih baik jika kamu fokuskan dulu untuk menikmati setiap proses belajar dan praktik yang akan kamu lakukan; kamu akan butuh waktu yang cukup lama untuk dapat membiasakan diri dengan situasi pasar saham loh.

Karena aktivitas membeli dan menjual saham itu sendiri sebenarnya sangat mudah dan sederhana, tetapi bukan di situ intinya. Intinya ada pada: membeli saham di harga yang murah, dan menjual dengan harga tinggi.

Di situlah inti dari cara belajar saham untuk pemula. Dan kemudian, langsung praktik investasi saja, tak perlu menunda lagi.

Nah, untuk beli dan jual saham, kamu bisa ikuti langkah-langkah berikut.

1. Buka rekening saham

Pilih perusahaan sekuritas dengan reputasi baik. Do your homework dengan melakukan riset kecil dan survei online mengenai mereka. Pastikan mereka legal, memiliki syarat dan ketentuan penggunaan yang memudahkan, punya aplikasi online, dan helpful jika ada yang meminta bantuan.

Setelah ada yang dirasa sesuai untukmu, segera buka rekening saham, dan lengkapi syaratnya. Sekuritas yang satu mungkin akan meminta syarat pembukaan rekening yang berbeda dari yang lain. Jadi, pastikan kamu paham betul apa yang diminta ya.

2. Setor deposit

Untuk bisa membeli saham, sudah pasti kamu harus punya modal dulu. Nominalnya bisa mengikuti kebijakan sekuritas; ada yang meminta deposit minimal nominal tertentu, tapi ada juga yang tak memberlakukan minimal.

Begitu deposit sudah ada, maka rekeningmu sudah aktif dan kamu sudah bisa mulai berinvestasi.

Mau Mulai Main Saham? Kenali Ragam Risikonya!

3. Tentukan strategi

Setiap orang memiliki kemampuan finansial dan tujuan keuangannya masing-masing. Karena itu, kamu harus memiliki strategi investasi yang tepat, agar keduanya bisa terakomodasi dengan baik. Selain itu, strategi yang tepat juga menjadi cara belajar investasi saham untuk pemula yang lebih efisien.

Pertama, tentukan, berapa alokasi investasi yang mampu kamu penuhi? Apakah kamu akan berinvestasi jangka panjang atau pendek-pendek? Mau mencari keuntungan dari capital gain atau dividen?

Hal ini penting ya, untuk kamu tentukan pertama kali.

4. Modal kecil dulu

Sebagai tahap awal, dan supaya kamu bisa dapat gambaran dulu, cobalah diawali dengan modal kecil. Belilah saham dari perusahaan yang kamu kenal, lebih baik lagi yang produknya kamu pakai dan sukai. Dengan demikian, kamu akan suka dulu dengan emitennya. Hal ini akan memunculkan perasaan positif yang bagus untukmu.

Selang beberapa waktu, coba cek bagaimana pergerakan harganya. Kalau kamu pengin mencoba menjualnya, sebagai tambahan pengalaman, boleh banget juga. Coba hitung laba yang mungkin kamu dapatkan. Atau, jika kamu kemudian memutuskan untuk menyimpannya, juga boleh. Atau bahkan menambahnya.

Lakukan pantauan sesekali, supaya kamu tahu bagaimana sahammu berkembang. Jika arahnya bagus, kamu bisa lanjut. Jika kurang, kamu bisa evaluasi lagi.

5. Cari informasi lebih banyak tentang perusahaan emitennya

Nah, sambil memantau pergerakan saham, kamu bisa mulai belajar cara investasi saham untuk pemula yang sebenarnya nih, yaitu dengan mencermati laporan keuangan perusahaan yang bersangkutan.

Kamu bisa unduh laporan keuangan ini langsung di website Bursa Efek Indonesia secara gratis. Kemudian, sambil jalan, cermati deh bagaimana perusahaan tersebut bertumbuh; apakah pendapatannya berkembang dari waktu ke waktu, berapa laba yang bisa didapatkan selama ini, bagaimana perkembangan modalnya, dan seterusnya. Juga gali informasi dari luar bursa; bagaimana produknya, apakah selain kamu yang suka, banyak orang lain yang suka dan memakainya?

Cara Belajar Saham untuk Pemula Agar Segera Siap Mengais Cuan

Inti dari Cara Belajar Saham untuk Pemula

Ini memang langkah awal, sebelum kemudian kamu belajar lebih banyak lagi tentang dunia saham, dan kemudian bisa mulai berfokus pada berapa banyak cuan yang bisa didapatkan dari saham.

Jadi adalah penting dalam cara belajar saham untuk pemula bagi kamu untuk mencintai dulu prosesnya; proses berinvestasi, proses riset dan mencari informasi, hingga proses mengamati faktor-faktor yang mengakibatkan harga saham bergerak.

Agar lebih lengkap proses belajarmu, pastikan kamu hanya belajar dari sumber yang tepercaya. Seperti di Ternak Uang. Ada berbagai materi soal saham, dan juga personal finance yang bisa kamu pelajari, dan semua dikemas dengan apik serta mudah dipahami.

Untuk bisa mengakses semua materi ini, kamu harus lebih dulu menjadi member Ternak Uang. Tenang, caranya simpel dan mudah kok.

Bagikan Via

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp