Belajar Crypto, Hindari 5 Kesalahan yang Paling Sering Terjadi Berikut Ini!

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Belajar Crypto, Hindari 5 Kesalahan yang Paling Sering Terjadi Berikut Ini!

Kalau melihat yang terjadi akhir-akhir ini, cryptocurrencies memang lagi trending banget lantaran menawarkan keuntungan yang menggiurkan. Namun, kamu harus selalu ingat, bahwa sesuatu yang agresif dan inovatif, biasanya juga membawa serta berbagai risiko yang harus dihadapi. Makanya, nggak seharusnya kita gegabah melompat ke instrumen investasi berisiko ekstrem ini dengan begitu cepat tanpa belajar crypto lebih dulu.

Memang, siapa pun yang berinvestasi atau melakukan trading, pasti mengharapkan keuntungan pada akhirnya. Yah, siapa yang tidak? Namun, ada hal-hal yang juga harus dipikirkan, selain bagaimana mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya. Crypto—faktanya—memang dapat memberi kita keuntungan besar dalam sekejap, tetapi sayangnya, kita juga berpeluang besar untuk kehilangan modal dalam hitungan menit, bahkan detik, jika tak berhati-hati.

Semua itu, karena karakter pasar cryptocurrencies yang sangat volatil. Jauh lebih volatil ketimbang pasar saham, yang fluktuasinya bisa harian.

Karena itu, agar kamu kemudian dapat menentukan strategi yang tepat, yuk, belajar crypto dari kesalahan-kesalahan yang sering terjadi terlebih dahulu.

Mau Mulai Main Saham? Kenali Ragam Risikonya!

Belajar Crypto dari Kesalahan yang Sering Terjadi

Merasa tak perlu belajar, langsung aja trading!

Ini biasanya memang jadi awal mula kesalahan ketika seseorang pertama kali masuk ke dunia crypto. Tergiur oleh keuntungan besar dalam waktu cepat, seakan tak ada waktu untuk belajar crypto secara mendalam terlebih dahulu.

Iya sih, banyak kok beredar tip praktis di luar sana yang bisa langsung dipraktikkan untuk trading atau investasi. Atau, kalau mau gampang, ya ikut saja kata salah satu pakar yang sudah pengalaman. Ia beli crypto apa, kita ikut beli. Lebih mudah! Potensi cuan juga lebih cepat!

Namun sayangnya, cara seperti ini akan dapat membahayakan dirimu sendiri sebagai seorang investor ataupun trader pemula. Perdagangan crypto memiliki risiko sangat tinggi, sehingga siapa pun yang datang dan pengin mendapatkan keuntungan secara serius, harus mempelajari berbagai strategi dan trik bertransaksi crypto lebih dulu.

Di dunia crypto, orang kehilangan dana akan sama cepatnya dengan orang yang tiba-tiba menjadi multijutawan, saking volatilnya.

FOMO

Fear of missing out, adalah ketakutan yang kita rasakan kalau sampai kita ketinggalan sesuatu.

FOMO adalah ancaman terbesar bagi para trader dan investor crypto. Mengapa? Karena peluang baru bisa saja terjadi dalam waktu 24 jam di dunia crypto. Dan, sesuatu yang baru itu bisa dengan sangat mendadak menjadi tren.

Seperti yang baru saja terjadi, ketika ada whitepaper yang memaparkan akan dikembangkannya token Squid Game. Mendadak semua orang memperbincangkannya, dan ramai-ramai memesan hingga token sold out hanya dalam hitungan detik. Setiap trader crypto jadi FOMO, berlomba mengoleksi sebanyak-banyaknya token SQUID, bahkan rela membayar dengan harga tinggi.

Chart token yang terinspirasi oleh serial yang populer di Netflix ini pun melesat hingga ratusan ribu persen. Namun ternyata, proyek ini adalah scam belaka, dengan modus rug pull. Tak pelak, banyak hodler SQUID yang merasa dirugikan. Nilai SQUID yang mencapai USD 2.856 mendadak hanya tinggal satu sen saja, pada sore hari setelah dilaporkan sebagai penipuan.

Apa kabar yang sudah FOMO? Tentu saja, gigit jari.

Karena itu, selagi kita dalam proses belajar crypto, ada baiknya kita jauhi FOMO. Ini adalah “musuh” pertama yang harus dikalahkan lebih dulu, untuk bisa menjadi seorang trader dan investor crypto yang sukses.

Belajar Crypto, Hindari 5 Kesalahan yang Paling Sering Terjadi Berikut Ini!

Menggunakan dana yang tidak semestinya

Tak sedikit investor yang “mempertaruhkan” seluruh dana ke token SQUID. Dikutip dari Detik Finance, salah seorang investor mengaku kehilangan seluruh tabungan yang seharusnya akan dipakainya untuk biaya pendidikan, saat ia menyadari bahwa token SQUID hanya scam belaka. Sekarang, ia harus mencari cara agar bisa tetap meneruskan pendidikannya.

Hal seperti ini sebenarnya bisa dihindari. Belajar crypto, kamu sebaiknya menyadari bahwa risiko seperti ini bisa terjadi sewaktu-waktu, karenanya pastikan kamu hanya menggunakan dana yang memang dialokasikan untuk crypto. Jangan mempergunakan dana yang sudah ada peruntukannya, misalnya dana untuk biaya pendidikan, dana untuk kebutuhan hidup, dan sebagainya.

Juga jangan berutang demi crypto. Mengapa? Karena risikonya terlalu besar dibandingkan potensi keuntungannya jika kamu bermain crypto dengan dana hasil pinjaman.

Menghabiskan dana untuk crypto

Karena merasa crypto sangat menguntungkan, jangan sampai lantas membuatmu memutuskan untuk menghabiskan seluruh dana ke satu instrumen crypto saja.

Cryptocurrencies merupakan instrumen investasi dengan risiko ekstrem. So, kelolalah risiko dengan baik, misalnya dengan melakukan diversifikasi instrumen lain yang lebih rendah risikonya. Kamu bisa berinvestasi di saham, reksa dana, hingga obligasi.

So, sembari belajar crypto, kamu juga bisa mempelajari instrumen yang lain juga. Hal ini bertujuan, jika terjadi risiko pada crypto, kamu masih memiliki instrumen lain yang menjadi penyelamat.

TUToring: Pahami Money Flow dalam Bursa Saham

Emosian

Emosi juga merupakan salah satu “momok” yang harus segera diatasi saat kamu mulai belajar crypto. Pasalnya, emosi juga akan bisa membuat keputusan investasimu menjadi bias. Kegiatan trading—apalagi pada instrumen seagresif crypto—akan rusak jika kamu melakukannya dengan emosi. Pikiranmu tidak akan jernih, sehingga memengaruhi  keputusan.

Emosi di sini bisa berarti emosi negatif, seperti takut, marah, dan sejenisnya; juga bisa berarti emosi positif, misalnya ketika muncul perasaan euforia akibat mendapatkan keuntungan besar. Baik emosi negatif dan positif akan memengaruhi kamu saat mengambil keputusan.

So, ada baiknya, kamu juga belajar mengelola emosi dengan baik, sembari belajar crypto dan seluk-beluknya.

Nah, itu dia 5 kesalahan umum yang sering terjadi saat seseorang mulai terjun ke industri crypto. So, supaya kamu tak jatuh ke kesalahan yang sama dengan mereka, yuk, belajar crypto dengan benar, dari sumber yang tepercaya.

Di Ternak Uang, ada kelas-kelas dan video-video yang bisa membantumu belajar crypto dengan lebih baik. Disusun oleh mereka yang sudah ahli, materi juga disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami, kamu pasti akan lebih cepat belajar crypto sehingga lebih siap juga untuk terjun menjemput kesuksesan sebagai investor maupun trader crypto.

Bagikan Via

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp