Mau Belajar Analisa Teknikal Saham dengan Mudah? Ini Caranya!

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Mau Belajar Analisa Teknikal Saham dengan Mudah? Ini Caranya!

Belajar analisa teknikal saham diperlukan, agar kamu—yang baru saja terjun ke dunia pasar modal dan berniat sukses menjadi seorang trader—bisa memahami cara kerja pergerakan saham sebagai komoditi yang diperjualbelikan.

Berinvestasi dalam bentuk saham memang sudah lama dikenal oleh masyarakat, dan sampai saat ini masih menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak diminati. Dikenal sebagai investasi yang memiliki risiko tinggi tapi juga mampu memberikan return yang tinggi, membuat orang-orang tidak bisa sembarangan dalam bermain saham.

Untuk memilih saham mana yang akan dijadikan sebagai instrumen investasi, para investor perlu untuk melakukan analisis. Dalam hal ini, ada dua metode analisis yang sering digunakan, yaitu analisis fundamental dan analisis teknikal.

Analisa fundamental saham adalah analisa yang mempelajari hal-hal mengenai kondisi keuangan suatu perusahaan. Analisa ini umumnya dilakukan untuk mengetahui karakteristik dari suatu perusahaan. Selain analisa fundamental saham, investor juga perlu untuk belajar analisa teknikal saham.

Aplikasi Belajar Saham Terbaik di Android untuk Meningkatkan Keterampilan Investasi dan Trading Saham Kamu

Belajar Analisa Teknikal Saham

Pengertian analisa teknikal adalah analisa yang dilakukan untuk memberikan prediksi harga dengan cara melihat volume perdagangan dan data harga yang sudah tercatat. Dengan mengetahui hal ini, diharapkan investor akan tahu kapan waktu yang tepat untuk melakukan transaksi jual beli saham dengan harga yang sudah ditentukan sebelumnya.

Selain itu, pada analisa fundamental yang dijadikan fokus penilaian adalah kondisi finansial perusahaan, persaingan bisnis, dan juga siklus industri. Namun, pada analisa teknikal titik beratnya bukan pada kondisi finansial perusahaan, melainkan lebih difokuskan pada data pasar, volume transaksi, dan harga saham.

Dalam analisa teknikal saham, terdapat dua metode yang sering digunakan, yaitu metode klasik dan modern. Pada metode klasik, yang digunakan sebagai acuan adalah chart harga saham. Sementara pada metode modern, yang digunakan adalah indikator dengan grafik yang digambarkan melalui rumus statistik atau algoritma. Dengan data-data yang ada tersebut, maka analisa teknikal tidak bisa disebut sebagai analisa yang sifatnya spekulatif alias tebak-tebakan.

Para investor belajar analisa teknikal saham dengan sudut pandang melihat saham sebagai suatu komoditas. Saat harga saham dikoreksi, saat itulah mereka akan membelinya. Saat rebound, mereka pun tak akan ragu untuk menjualnya. Bila harga saham tersebut mengalami penurunan, mereka akan membelinya lagi. Begitu seterusnya. Dari sini bisa terlihat bahwa tujuannya sederhana, yakni mengambil untung dalam periode investasi yang singkat saja.

7 Cara Belajar Saham dari Nol yang Bisa Mengantarmu jadi Investor dan Trader Sukses

Asumsi Dasar Analisa Teknikal Saham

Asumsi dasar analisa teknikal saham maksudnya adalah hal-hal yang menjadi faktor berpengaruh dalam pergerakan pasar dan sudah ada dalam riwayat pergerakan sebelumnya. Beberapa asumsi yang dimaksud, antara lain: 

Data pasar

Data pasar merupakan kumpulan seluruh informasi dari segala transaksi yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam data ini, beberapa komponen yang tercatat, antara lain sebagai berikut.

1. Harga saham

Harga saham di sini tentu memperlihatkan tren pergerakan harga saham dalam jangka waktu tertentu.

2. Volume transaksi

Volume transaksi mencatat berapa saham yang dijual atau dibeli dengan harga tertentu dalam jangka waktu tertentu pula.

Tren

Dari asumsi tren, investor bisa melihat gambaran pergerakan harga saham yang sebenarnya berbentuk pola, jadi tidak asal naik turun. Tren tersebut dapat digolongkan menjadi 3, yaitu tren naik, tren turun, dan sideways (tidak mengalami kenaikan dan juga tidak turun dengan berbagai alasan).

Namun, tren juga bisa dikategorikan dalam 3 hal lain, yaitu Primary Trend, maksudnya adalah pergerakan harga dalam periode waktu yang panjang. Lalu ada Secondary Trend, yakni pergerakan harga yang terjadi seiring dengan primary trend. Dan terakhir ada Minor Trend, maksudnya adalah pergerakan naik dan turunnya harga setiap hari.

Pengulangan Sejarah

Para investor yang sudah lama belajar analisa teknikal saham meyakini bahwa tren saham akan berulang secara terus menerus sepanjang masa.

Mereka menggunakan prediksi naik dan turunnya harga karena percaya bahwa walaupun harga saham terus mengalami pasang dan surut, tapi pola yang sama akan berulang.

Mau Belajar Analisa Teknikal Saham dengan Mudah? Ini Caranya!

Hal yang Perlu Dipahami dalam Analisa Teknikal Saham

Ada dua hal penting yang perlu dimengerti dan dipahami dalam belajar analisa teknikal saham, yaitu:

1. Chart

Chart atau grafik harga saham bisa dilihat secara online karena memang tersedia di banyak sekali situs, seperti Yahoo Finance, atau juga di aplikasi Ternak Uang. Melihat dan membaca grafik mungkin membingungkan bagi yang belum terbiasa, tapi tidak perlu khawatir, hal ini bisa dipelajari dengan pelan-pelan, kok.

2. Support dan resistance

Pengertian support di sini adalah titik paling rendah pada harga saham yang terjadi pada masa tertentu. Jika harga saham tersebut memasuki titik support maka yang mungkin akan terjadi adalah ia akan mengalami pentulan dan kembali ke atas. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk semakin turun melewati garis support dan akhirnya memunculkan titik baru.

TUToring: Memahami Laporan Keuangan 101

Tip Belajar Analisa Teknikal Saham

Jika melihat dari data yang harus dipelajari dalam analisa teknikal saham, memang terkesan cukup membingungkan. Namun, ada tip dan cara yang bisa dilakukan agar lebih mudah dalam belajar analisa teknikal saham ini.

1. Mencari garis support dan resistance

Mencari garis support dan resistance perlu dibiasakan oleh para investor. Dengan begitu, akan terlihat gambaran berapa harga terendah dan tertinggi saham. Jika sudah terbiasa memperhatikan gambaran seperti ini, maka akan semakin mudah dalam melakukan analisa teknikal.

2. Terus semangat belajar

Cara paling mudah untuk belajar analisa teknikal saham adalah dengan mempelajarinya secara terus menerus. Karena itu, jangan pernah merasa lelah untuk terus belajar. Semangat yang tinggi juga diperlukan agar tidak mengalami kesulitan saat melakukan analisa.

Analisa teknikal dikenal sebagai metode terbaik dalam menganalisa kondisi pasar saham. Jadi maksimalkan kemampuan kamu sebagai seorang investor dengan menguasai hal ini.

Apabila kamu tertarik untuk belajar investasi dan membutuhkan informasi lain mengenai dunia investasi, silakan bergabung dengan academy Ternak Uang. Sebagai platform digital yang bergerak di bidang finansial, Ternak Uang menyediakan ribuan konten edukasi investasi dengan berbagai instrumen bagi investor pemula.

Bagikan Via

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp