Stock market Indonesia atau pasar saham merupakan tempat untuk transaksi jual beli saham oleh publik. Di Indonesia, pihak yang bertindak sebagai pengelola pasar saham adalah Indonesia Stock Exchange atau bisa dikenal dengan Bursa Efek Indonesia. Penjual saham adalah perusahaan sekuritas yang sudah terdaftar di BEI dan OJK, sedangkan pembelinya adalah investor.

Komoditi utama yang dijual dalam stock market Indonesia adalah saham. Setiap hari, ada ribuan hingga jutaan lembar saham yang diperjualbelikan di dalam pasar modal. Dan emiten-emiten memperoleh dana dari para investor yang menanamkan modal di tiap transaksi saham yang terjadi.

Stock Market Indonesia mempunyai berbagai ketentuan dan aturan yang mesti dipatuhi oleh emiten juga investor. Nah, agar mengenal lebih dekat tentang stock market Indonesia, yuk disimak ulasannya berikut ini.

Pasar Modal Indonesia: Sejarah, Perkembangan dan Prospeknya

Serba-Serbi Stock Market Indonesia yang Perlu Kamu Tahu

Stock Market Indonesia adalah …

Pengertian stock market Indonesia atau pasar saham menurut Wikipedia adalah pasar di mana terjadi aktivitas jual beli saham dan juga menjadi tempat penerbitan saham oleh perusahaan yang terdaftar di bursa efek.

Baca juga: 7 Cara Belajar Saham dari Nol yang Bisa Mengantarmu jadi Investor dan Trader Sukses

Stock market Indonesia atau pasar saham, dikenal juga dengan nama bursa saham. Konsep pasar saham sama seperti pasar pada umumnya; ada penjual juga pembeli, komoditas, serta kegiatan tawar-menawar.

Di era awal stock market Indonesia, perdagangan ini dilakukan dengan menggunakan sertifikat dalam bentuk kertas. Namun, seiring berkembangnya zaman juga teknologi, pasar saham pun mulai beroperasi dengan menggunakan perangkat elektronik. Di dalam pasar saham terdapat juga berbagai informasi seputar emiten-emiten hingga laporan finansial dari perusahaan tersebut.

Pasar saham secara langsung mencerminkan kondisi ekonomi sebuah negara. Di negara maju, maka akan banyak perusahaan yang mendaftarkan diri ke bursa efek atau go public dengan tujuan untuk ekspansi. Jadi, ketika ekonomi sedang lesu, ini pun bisa tercermin dari pasar saham dengan melihat transaksi saham yang terjadi.

Cara Kerja Stock Market Indonesia

Stock market Indonesia memberikan berbagai fasilitas yang aman serta mempunyai aturan agar seluruh peserta di pasar saham bisa bertransaksi dengan nyaman dengan risiko yang minim.

Di pasar saham terbagi atas dua jenis yaitu pasar perdana dan pasar sekunder.

Pasar perdana merupakan pasar di mana perusahaan-perusahaan akan menerbitkan dan menjual saham mereka untuk pertama kalinya ke publik. Adapun proses ini disebut dengan IPO (initial public offering). Perusahaan yang sudah terdaftar bisa juga menawarkan saham tambahan ke depannya.

Pasar sekunder adalah pasar yang menyediakan fasilitas jual beli saham untuk saham yang telah terdaftar di bursa. Dari bursa bisa mendapatkan keuntungan dari biaya yang dikenakan dalam kegiatan perdagangan di pasar sekunder ini.

Pasar Modal di Indonesia: Berkenalan dengan 10 Pelakunya

5 Partisipan yang Ada di Stock Market Indonesia

Di dalam pasar saham yang terlibat tak hanya investor untuk investasi saham maupun trader. Ada berbagai partisipan di stock market Indonesia yang memiliki tugas berbeda dan memastikan agar pasar bisa berjalan efektif.

  • Perusahaan sekuritas, yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan resmi berfungsi sebagai agen yang akan mewakili pemegang saham dalam melakukan jual beli saham.
  • Manajer portofolio, yaitu para profesional yang berinvestasi di portofolio juga mengoleksi emiten untuk para kliennya. Biasanya ini ada di perusahaan reksa dana yang menggunakan jasa manajer untuk menentukan strategi-strategi investasi untuk dana investor yang dikelolanya.
  • Kustodian, penyedia jasa yang bertugas menyimpan dan menjaga produk sekuritas agar bisa meminimalkan risiko kehilangan.
  • Investment banker, pihak ini mewakili perusahaan yang akan melakukan IPO juga perusahaan yang terlibat langsung dalam akuisisi dan merger dengan cara menangani seluruh proses pencatatan agar sesuai dengan peraturan persyaratan pasar saham.
  • Market maker, merupakan perusahaan sekuritas terpilih dalam menyediakan kuota offer dan bid suatu saham dalam jumlah yang memadai agar memastikan likuiditasnya cukup.
Serba-Serbi Stock Market Indonesia dan Dunia yang Perlu Kamu Tahu

5 Fakta Terkait Stock Market Dunia

Agar mengenal pasar saham lebih dekat, tak hanya stock market Indonesia, berikut ini fakta stock market dunia yang perlu kamu ketahui.

Baca juga: Trik Trading Saham Online untuk Keuntungan Optimal

Predikat pasar saham tertua

Walaupun perdagangan terlama ada di kota Venesia, namun pasar di Indonesia juga daerah lain di dunia mempunyai orang-orang yang jual beli serta memperdagangkan pinjaman juga masalah utang di jalanan.

Untuk pasar perdagangan saham pertama di dunia ada di kota Amsterdam. Di tahun 1602, bursa saham Amsterdam dimulai oleh Dutch East India Company. Dan sekarang ini dikenal dengan nama Euronext Amsterdam.

The Big Board

The Big Board merupakan julukan dari New York Stock Exchange.

NYSE adalah bursa saham yang terbesar di dunia dan juga di Amerika Serikat. Pasar ini pertama kali dibuka pada tahun 1792. Sekarang ini, harga saham anggota bursa NYSE telah mencapai $14,242 USD triliun dalam kapitalisasi pasar global.

Ticker Tapes

Julukan ini muncul berdasarkan detak ketika kertas telegraf dicetak.

Jadi, di zaman dulu sebelum mengenal saham secara online atau melihat pergerakan harga saham juga sekuritas mana diperdagangkan secara real time di televisi, smartphone, para broker menggunakan kaset ticker saham yang fungsinya mencetak informasi harga saham yang dikirim melalui jalur telegraf.

Efek Oktober

Entah kebetulan atau tidak, tapi setiap bulan Oktober para investor dan broker suka gelisah. Pasalnya, di tiap bulan Oktober kejatuhan pasar saham sering kali terjadi.

Di tanggal 29 Oktober 1929 adalah kehancuran pasar saham pertama yang terjadi. Saham anjlok 25% dalam rentang waktu beberapa hari dan tentunya membuat para investor panik. Ini dimulai dari kehancuran bursa efek London bulan sebelumnya, dilanjut pasar yang bergejolak hingga penjualan saham yang tinggi. Ini menyebabkan depresi hebat di tahun 1930-an dan berlangsung selama 1 dekade.

19 Oktober 1987, pasar dunia mulai turun dan di akhir bulan pasar pun mengalami penurunan poin terbesar. 46% di bursa efek Hongkong, lebih dari 26% di Inggris dan 23% di Amerika Serikat.

Tercatat juga di tahun 2002 dan 2008 pasar mengalami penurunan di bulan Oktober. Ini menyebabkan investor lebih waspada untuk melihat detail yang terjadi di bursa saham agar terhindar dari kerugian.

Berbagai film tentang pasar saham

Dunia saham salah satu panggung yang baik untuk drama. Jadi tidak mengherankan sekelas Hollywood menghasilkan berbagai film tentang apa yang terjadi di dunia saham.

Sayangnya, masih sedikit film yang menceritakan kisah keberuntungan serta kegagalan yang sebenarnya. Beberapa film tentang pasar saham yang bisa kamu jadikan referensi untuk tahu seluk-beluknya antara lain The Big Short, The Wolf of Wall Street, Too Big to Fail.

Baca juga: 7 Website untuk Belajar Main Saham Sebelum Kamu Benar-Benar Terjun ke Pasar Modal

Demikian serba-serbi tentang stock market Indonesia yang merupakan bagian dari pasar modal dan dikelola oleh Indonesia Stock Exchange. Semoga bisa bermanfaat dan tentunya menambah pengetahuan kamu tentang pasar saham Indonesia.

Apabila kamu tertarik untuk belajar investasi saham Indonesia, dan membutuhkan informasi lain mengenai dunia investasi, silakan bergabung dengan academy Ternak Uang. Sebagai platform digital yang bergerak di bidang finansial, Ternak Uang menyediakan ribuan konten edukasi investasi dengan berbagai instrumen bagi investor pemula.

Yuk, gabung jadi member Ternak Uang! Ada banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan, mulai dari akses video modul-modul pembelajaran, ikutan berbagai event, dan masih banyak lagi! Segera daftarkan dirimu, dan mulai langkah pertama untuk sukses menjadi investor!