Pasar modal makin diminati banyak kalangan mulai dari gen Z hingga milenial. Beberapa instrumen investasi jangka panjang yang paling diminati sekarang ini adalah investasi saham dan reksa dana. Khususnya saham, animo investor di instrumen ini mengalami peningkatan signifikan dari waktu ke waktu, sehingga makin banyak yang ingin tahu cara berinvestasi saham.

Tidak ada yang salah dengan pemikiran ingin mendapatkan keuntungan dengan cara main saham. Karena tujuan berinvestasi memang salah satunya bisa memperbanyak aset. Dengan dasar itulah, banyak yang memilih investasi saham sebagai jalan untuk meraup cuan yang besar.

Saham merupakan salah satu instrumen investasi yang memungkinkanmu memiliki bukti atas kepemilikan dari sebuah perusahaan atau bukti dari penyertaan modal. Kamu sebagai investor saham berhak untuk mendapatkan pembagian hasil di perusahaan sesuai dengan banyaknya jumlah saham yang dimiliki. Ringkasnya, jika kamu membeli perusahaan A, maka otomatis kamu menjadi pemilik perusahaan tersebut.

Namun sayangnya, banyak yang lupa bahwa investasi saham termasuk kategori high risk atau memiliki risiko tinggi. Jangan terlalu terlena dengan keuntungan yang bisa kamu dapatkan dari jual beli saham, mengerti akan risikonya pun wajib untuk kamu ketahui.

Baca juga: 10 Langkah Belajar Main Saham untuk Pemula dari Nol

Cara berinvestasi saham bagi pemula pun tidak sulit. Tidak seperti dulu ketika investasi saham dianggap sebagai sebuah investasi yang mewah. Karena banyak beranggapan bahwa untuk membeli saham, kamu harus menyiapkan dana jutaan rupiah.

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, cara berinvestasi saham pun semakin dimudahkan. Tidak ada syarat maupun ketentuan khusus. Ini berarti, kamu yang sudah memiliki kartu tanda penduduk (KTP) sudah bisa berinvestasi saham.

Kehadiran aplikasi perusahaan sekuritas pun turut memberikan andil akan kemudahan cara berinvestasi saham. Sebagai calon investor, kamu bisa membuka rekening saham juga melakukan jual beli saham melalui aplikasi tersebut.

Mekanisme Transaksi di Pasar Modal dan Jenis yang Perlu Kamu Ketahui

Pahami Untung dan Rugi Sebelum Mencoba Cara Berinvestasi Saham

Dengan cara berinvestasi saham, kamu bisa mendapatkan keuntungan melalui dividen dan capital gain.

Dividen merupakan pembagian keuntungan yang akan diberikan oleh perusahaan dan ini berasal dari keuntungan yang dihasilkan perusahaan selama setahun. Nantinya, akan ada laporan keuangan yang dirilis oleh perusahaan mencakup laba bersih yang diperoleh. Selanjutnya, perusahaan akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk mengumumkan apakah perusahaan akan membagikan dividen atau tidak.

Capital gain merupakan keuntungan yang diperoleh investor saat menjual saham lebih tinggi dari harga beli. Singkatnya, capital gain adalah selisih antara harga jual dan harga beli dari suatu saham. Adapun capital gain ini terbentuk dari adanya aktivitas perdagangan saham di pasar sekunder.

Lalu bagaimanakah dengan kerugian dari investasi saham?

Seperti yang sudah disinggung di atas, investasi saham memiliki risiko tinggi seperti capital loss, delisting dari bursa, hingga risiko likuidasi.

Capital loss merupakan kebalikan dari capital gain. Ini merupakan kondisi ketika seorang investor akan menjual saham lebih rendah dari harga belinya. Hal ini terjadi karena pergerakan harga saham yang fluktuatif sehingga harganya bisa merosot sewaktu-waktu.

Untuk risiko likuidasi terjadi ketika perusahaan yang dinyatakan bangkrut oleh putusan pengadilan atau perusahaan tersebut dibubarkan. Saat hal ini terjadi, maka kamu sebagai pemegang saham hanya akan mendapatkan sisa harta perusahaan setelah semua kewajiban dilunasi.

Risiko terakhir adalah delisting dari bursa atau dihapus dari bursa saham oleh Bursa Efek Indonesia. Jika ini terjadi, maka investor mesti menjual seluruh saham yang dimiliki, tidak peduli nilai jualnya merosot tajam.

Sudah memahami untung dan rugi investasi saham lalu masih ingin lanjut? Yuk, disimak cara berinvestasi saham dan strategi apa yang bisa kamu lakukan agar bisa mendapatkan keuntungan.

Belajar Saham Pemula, Ketahui 7 Kunci Rahasia Suksesnya Ini!

Cara Berinvestasi Saham

Sekarang ini banyak perusahaan sekuritas yang memudahkan cara berinvestasi saham bagi investor, yaitu dengan menyediakan aplikasi investasi saham. Di dalamnya, kamu bisa menemukan berbagai tahapan cara berinvestasi saham untuk pemula.

Baca juga: 4 Cara Belajar Investasi Emas Batangan dan Tip Terbaik untuk Memaksimalkan Keuntungannya

Tapi, perlu menjadi catatan, dalam memilih perusahaan sekuritas terpercaya, sebaiknya kamu cek apakah perusahaan tersebut sudah mengantongi izin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau belum?

Nah, berikut ini cara berinvestasi saham yang mudah untuk kamu lakukan sebagai pemula.

  • Siapkan berbagai dokumen yang dibutuhkan seperti KTP, NPWP (apabila ada), materai dan buku tabungan.
  • Jika ingin mendaftar secara offline, kamu bisa datang ke perusahaan sekuritas atau bank. Jika ingin investasi saham online, silahkan mengunduh aplikasi perusahaan sekuritas. Kamu bisa melihat daftar perusahaan sekuritas yang terpercaya di situs resmi BEI.
  • Isilah formulir pendaftaran sebagai investor pasar modal yang telah disediakan oleh perusahaan sekuritas.
  • Apabila pendaftaran telah diproses, investor akan diberikan akses untuk bisa masuk ke akun dashboard. Di sini kamu bisa melakukan transaksi jual beli saham, PIN transaksi, user ID, password.
  • Setelah keseluruhan proses pendaftaran telah selesai, kamu bisa transfer sejumlah dana awal ke rekening dana nasabah (RDN) agar bisa melakukan jual beli saham.
  • Setiap perusahaan sekuritas memiliki ketentuan yang berbeda-beda tentang besaran dana awal yang mesti disetorkan.
  • Cara berinvestasi saham terakhir adalah tahu jam operasional bursa. Kamu bisa melakukan transaksi selama jam bursa yaitu Senin-Jumat, untuk sesi I dimulai pukul 09.00-11.30 WIB. Sesi II, dimulai pukul 13.30-15.00 WIB.

Adapun minimum pembelian saham yang ditentukan oleh BEI adalah 1 lot. Dan 1 lot setara dengan 100 lembar saham. Jadi, apabila kamu ingin membeli saham perusahaan DFGH senilai Rp 1000/lembar, maka minimal dana yang mesti kamu siapkan adalah Rp 100.000,-.

Cara Berinvestasi Saham dan Strategi Jual Beli yang Menguntungkan

Strategi dan Cara Beli Saham serta Menjualnya yang Menguntungkan

Pengetahuan dasar tentang cara berinvestasi saham yang sebaiknya dimiliki adalah kapan harus membeli dan kapan harus menjual. Untuk itu sangat disarankan bagi pemula mempelajari analisis fundamental dan analisis teknikal agar bisa mengetahui waktu yang tepat dalam jual beli saham.

Analisis fundamental bisa dilihat dari laporan keuangan emiten. Lebih lanjut lagi, analisis ini mengacu pada pendekatan kondisi politik, ekonomi, bahkan tren perkembangan usaha.

Analisis teknikal merupakan analisis yang dilakukan melalui pendekatan pergerakan saham itu sendiri dalam jangka waktu tertentu. Di dalamnya mencakup harga, fluktuasi serta berbagai informasi tentang titik tertinggi juga terendah dari suatu saham.

Dan perlu diingat, cara berinvestasi saham bukan sekadar mencari harga yang murah ya, namun harga saham dari sebuah perusahaan yang pantas untuk kamu beli.

Agar lebih jelas lagi, terdapat tiga strategi pembelian dan cara berinvestasi saham yang bisa mendatangkan keuntungan bagi kamu.

  • Buy on weakness, kamu membeli ketika harga saham tersebut turun ke level tertentu yang aman untuk bisa dibeli.
  • Buy if/on breakout, membeli saham ketiga harga berhasil menembus level tertentu atau naik menembus level tertingginya.
  • Buy on retracement, membeli saham ketika terjadi breakout atau harga bawah. Saham yang breakout umumnya akan mengalami kenaikan yang kencang.

Setelah mengetahui strategi membeli saham, bagaimana dengan strategi terbaik menjual saham?

Kamu perlu mengamati waktu yang tepat untuk menjual saham, yaitu ketika harga tengah naik atau biasa disebut profit taking.

Baca juga: 7 Cara Belajar Saham dari Nol yang Bisa Mengantarmu jadi Investor dan Trader Sukses

Semoga ulasan di atas bisa memberi gambaran bagi kamu yang ingin memulai investasi saham. Tenang, cara berinvestasi saham itu tidaklah repot, yang kamu butuhkan adalah terus belajar memahami seluk beluk saham itu sendiri. Agar ke depannya, kamu bisa merumuskan strategi terbaik dalam berinvestasi dan bisa mencapai semua tujuan keuangan yang disusun.

Apabila kamu tertarik untuk belajar investasi dan membutuhkan informasi lain mengenai dunia investasi, silakan bergabung dengan academy Ternak Uang. Sebagai platform digital yang bergerak di bidang finansial, Ternak Uang menyediakan ribuan konten edukasi investasi dengan berbagai instrumen bagi investor pemula.

Cari tahu insight lebih lengkap tentang cara berinvestasi saham dan jual beli saham lainnya di aplikasi Ternak Uang sekarang juga!

Belum jadi member? Pakai kode promo TUBLOG buat dapetin Diskon Khusus 15% untuk Membership TU Premium!